Sidimpuanpos.com – Ketua Dewan Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Dr. Nggelem Ginting, menekankan signifikansi peran Kepala Sekolah (Kasek) dalam mendorong pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Pernyataan tersebut disampaikan saat beliau menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi Inovasi Pelayanan Publik pada Satuan Pendidikan Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Padangsidimpuan Tahun 2025, yang diorganisir oleh Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan di Aula MAN 2 Padangsidimpuan kemarin.
Acara ini dihadiri oleh 197 Kasek dari SD Negeri dan Swasta di Kota Padangsidimpuan, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, bersama dengan jajaran Dewan Pendidikan dan tamu undangan lainnya.
Baca Juga : Polres dan Lapas Padangsidimpuan Gelar Sepak Bola Persahabatan
Dalam konteks materi ‘Peran Kepala Sekolah Dalam Penguatan Pendidikan Karakter’, dosen dari Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan (UGNP) menegaskan bahwa kepala sekolah tidak hanya berfungsi sebagai manajer administratif, melainkan juga sebagai pemimpin moral yang menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai karakter bagi seluruh anggota komunitas sekolah.
“ Pendidikan karakter tidak akan berjalan efektif jika kepala sekolah tidak menunjukkan komitmen dan keteladanan yang kuat. Mereka harus menjadi motor penggerak perubahan budaya di sekolah,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa penguatan pendidikan karakter perlu diintegrasikan ke dalam semua aspek kegiatan di sekolah, yang mencakup pembelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler, serta budaya sehari-hari.
“ Kasek harus mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin dan empati, ” tambahnya.
Ia juga menekankan signifikansi pendidikan karakter dalam konteks era modern, mengingat bahwa pendidikan karakter merupakan inti dari proses pendidikan itu sendiri.
” Di tengah kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi, tantangan moral dan etika yang dihadapi anak-anak kita semakin kompleks. Maka dari itu, sekolah sebagai rumah kedua bagi siswa, memegang peran penting dalam menanamkan nilai-nilai luhur bangsa, ” katanya
Berbagai strategi yang dapat diimplementasikan dalam pendidikan karakter mencakup integrasi nilai-nilai karakter ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong kepedulian sosial serta kolaborasi, teladan yang diberikan oleh guru dan kepala sekolah, pembiasaan aktivitas positif seperti salat berjamaah, piket kelas, serta kegiatan literasi, dan penguatan kerja sama yang erat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
” Kasek tidak hanya bertugas dalam manajemen administratif, tetapi juga menjadi pemimpin transformasional yang menanamkan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah. Kepemimpinan yang visioner dan berkarakter akan menciptakan budaya sekolah yang kondusif bagi tumbuh kembang karakter siswa, ” kata dia lagi
Pendidikan karakter juga tidak bisa dilakukan sekolah sendiri. Harus ada kolaborasi erat antara tiga pilar pendidikan sekolah, keluarga dan masyarakat. Kita perlu menyatukan visi dalam mendidik anak-anak kita agar menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, dan cinta tanah air.
” Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal dari gerakan bersama untuk memperkuat pendidikan karakter di satuan pendidikan dasar. Saya percaya, dengan niat baik, komitmen kuat, dan kerja sama yang solid, kita bisa menciptakan generasi penerus bangsa yang unggul dalam ilmu dan mulia dalam akhlak, ” terangnya.
Setelah penyampaian materi, sesi tanya jawab dilaksanakan antara peserta sosialisasi dan narasumber yang dimoderatori oleh Ilham, staf Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan.
Sebelumnya, Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, mengungkapkan bahwa instansinya terus berupaya untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kepala sekolah, agar mereka dapat menginternalisasikan nilai-nilai karakter dalam program-program sekolah.
“ Kami tidak hanya ingin mencetak siswa cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap menjadi warga negara yang baik, ” katanya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan gerakan pendidikan karakter di sekolah-sekolah dapat semakin terarah dan berdampak nyata dalam membentuk generasi muda yang unggul dan berintegritas.
” Diharapkan, hasil dari sosialisasi ini dapat diimplementasikan secara nyata di sekolah masing-masing, serta menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, beretika dan berbudaya, ” ucapnya.
Lihat Juga : Simpan Sabu di Pelepah Sawit, Pria Ini Diciduk Polisi
Usai sosialisasi, seorang peserta menyatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para kepala sekolah dalam menyelaraskan visi dan misi sekolah dengan nilai-nilai karakter bagi anak didik.
“ Kami sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Banyak strategi yang bisa kami terapkan di sekolah untuk menanamkan karakter positif kepada siswa sejak dini, ” ujarnya. (Samsul)


