Sidimpuanpos.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD Sumut, Senin (30/3/2026).
Dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Sumut, Medan, Bobby menyampaikan capaian di sektor kemiskinan, ketenagakerjaan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga pertumbuhan ekonomi.
Bobby mengatakan, angka kemiskinan di Sumut pada 2025 turun menjadi 7,36 persen dari 7,99 persen pada 2024, atau berkurang sekitar 87.760 jiwa.
Baca Juga : Korban Bencana di Sumut Tempati Hunian Layak
Di sektor ketenagakerjaan, tingkat partisipasi angkatan kerja naik menjadi 72,29 persen pada 2025 dari 71,36 persen pada 2024. Sementara itu, IPM Sumut juga meningkat dari 75,76 menjadi 76,47.
“Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi, mengalami peningkatan PDRB per kapita dalam tiga tahun terakhir, peningkatan sebesar 8,60% yaitu dari Rp62,08 juta (2023) menjadi Rp67,42 juta tahun 2024 dan 2025 menjadi Rp72,62 juta atau sebesar 7,76%,” kata Bobby Nasution.
Selain itu, Bobby juga memaparkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumut tahun 2025. Dari target sekitar Rp12,7 triliun, realisasi PAD mencapai Rp12,27 triliun.
Sementara itu, belanja daerah dialokasikan sebesar Rp12,5 triliun dengan realisasi Rp11,5 triliun atau sekitar 92 persen.
Lihat Juga : Penghujung Libur, Arus Balik Ramai di Padangsidimpuan
“Belanja daerah mengedepankan efesiensi efektifitas dan penghematan sesuai dengan prioritas yang diharapkan dapat memberikan program-program prioritas daerah,” ujarnya.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda, anggota DPRD, serta pimpinan OPD Pemprov Sumut.(Ali)


