Sidimpuanpos.com – Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, memantau langsung aktivitas vulkanik Gunung Sorikmarapi di Pos Pengamatan Desa Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, pada Sabtu (4/4/2026).
Langkah ini diambil menyusul peningkatan aktivitas kegempaan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data terkini, status Gunung Sorikmarapi telah dinaikkan menjadi Waspada (Siaga II). Hal ini dipicu oleh ratusan gempa vulkanik dalam yang terekam oleh petugas pengamatan.
Baca Juga : Kawasan Siborang Dipadati Kendaraan, Arus Tetap Lancar
Tercatat pada 2 April terjadi 115 kali gempa vulkanik dalam, disusul 56 kali pada 3 April, dan 20 kali hingga Sabtu pagi tanggal 4 April.
Seiring dengan penetapan status tersebut, pemerintah daerah mengeluarkan larangan keras bagi masyarakat maupun wisatawan untuk melakukan aktivitas di lereng gunung.
​”Masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas dalam jarak 1,5 kilometer dari gunung. Untuk sementara waktu, jalur pendakian juga resmi ditutup,” tegas Saipullah Nasution saat meninjau lokasi.
Menanggapi kekhawatiran warga, Bupati menegaskan bahwa situasi ini murni merupakan aktivitas alam.
Ia memastikan Pemkab Madina terus berkoordinasi dengan BMKG serta Kementerian ESDM untuk pemantauan selama 24 jam penuh.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan PT Sorikmarapi Geothermal Power (SMGP).
Bupati mengonfirmasi bahwa saat ini tidak ada aktivitas pengeboran yang dilakukan oleh perusahaan panas bumi tersebut di wilayah terdampak.
Terkait munculnya fenomena hawa panas di Masjid Al-Muhajirin, Desa Parbangunan, pemerintah belum bisa memastikan penyebab pastinya.
Lihat Juga : HUT ke-326 Sibolga Berlangsung Meriah di Simare-mare
Namun, pihak BPBD telah meminta Badan Geologi untuk segera turun ke lapangan guna melakukan pengecekan teknis.
Bupati mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat tetap tenang dan tidak termakan isu yang tidak jelas sumbernya.
“Jangan panik, karena informasi akan terus kami berikan secara cepat dan berjenjang melalui instansi terkait,” pungkasnya.(Dani)
Sumber informasi : pemkabmandailingnatal


