Sidimpuanpos.com – Pada hari Selasa (20/5), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh mengadakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Pegawai (PKP) dengan tema Indonesia Customs and Excise Client Service Charter (ICE CSC). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya yang berkelanjutan untuk memperkuat budaya pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
Acara resmi dibuka oleh Kepala Kanwil DJBC Aceh, Safuadi, dalam sambutannya ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai momen untuk memperkuat semangat pelayanan publik. “Kita adalah pelayan publik, sehingga kita perlu terus memperbarui pengetahuan dan menjadikan pembelajaran sebagai bagian dari budaya kerja kita. Kesempatan ini merupakan langkah untuk memperkuat komitmen kita dalam memberikan layanan terbaik,” ujarnya dengan tegas.
Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan sesi luring di Aula Cut Nyak Dien dan daring melalui Microsoft Teams, melibatkan partisipasi aktif dari seluruh pejabat, pegawai, dan PPNPN di lingkungan Kanwil Bea Cukai Aceh.
Baca Juga : Poktan Saroha Panen Kentang Berlimpah, Dinas Pertanian Tapsel Beri Apresiasi
Sesi presentasi dihadiri oleh dua pembicara dari Direktorat Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa, yaitu Fery Gunawan yang menjabat sebagai Kasubdit Bimbingan Pengguna Jasa dan Manajemen Layanan Informasi, serta Nadra Suvit yang merupakan Kepala Seksi Operasional Pusat Kontak Layanan II.
Dalam presentasinya, Fery Gunawan mengungkapkan bahwa ICE CSC adalah pedoman pelayanan Bea Cukai yang perlu dipahami dan diterapkan oleh seluruh pegawai DJBC. Ia menekankan bahwa kesadaran akan peran sebagai pelayan publik merupakan langkah awal yang penting dalam memberikan layanan. Menurutnya, prinsip dasar pelayanan mencakup integritas, rasa hormat, dan akuntabilitas. Ia juga menjelaskan bahwa terdapat lima pilar utama dalam pelayanan publik, yaitu sikap atau attitude, keinginan untuk membantu atau interest, tindakan nyata atau action, pilihan kata atau verbal language, serta bahasa tubuh dan nada suara atau body language dan tone of voice.
Fery lebih lanjut menegaskan bahwa sasaran utama dari setiap pelayanan adalah menciptakan kepercayaan di masyarakat. Oleh karena itu, konsistensi dan komitmen dari semua pegawai sangat penting dalam memberikan pelayanan yang bersifat humanis, responsif, dan berkualitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Kanwil Bea Cukai Aceh dapat lebih memahami signifikansi ICE CSC sebagai dasar untuk memberikan layanan yang optimal dan dapat diandalkan kepada para pengguna jasa.
Sumber : Kanwil Bea Cukai Aceh


