Selasa, Oktober 13, 2026

1500 Mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan Ikuti Kuliah Umum Dandim 0212/Tapsel

Must Read

Sidimpuanpos.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Akhmad Addari (Syahada) Padangsidimpuan menggelar kuliah umum Wawasan Kebangsaan berthema, ‘Revisi UU TNI Tahun 2025 dalam Menjawab Tantangan Ancaman Multidimensional’, yang berlangsung di auditorium utama kampus UIN Syahada Padangsidimpuan, Rabu (16/4/2025).

Kuliah umum diikuti 1500 mahasiswa dari berbagai fakultas, menghadirkan narasumber tunggal, Dandim 0212/Tapsel Letkol (Arm) Delli Yudha Adi Nurcahyo, SE, MM yang membawakan materi terkait UU TNI Tahun 2025 dalam Menghadapi Ancaman Multidimensional,

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag, dihadiri Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag, para Wakil Rektor, Dosen, serta para pengajar dan akademisi Kasdim 0212/Tapsel Mayor Inf. Hasbullah Pasaribu, Pasi Intel Kapten Inf Samson Marbun, para Perwira Kodim 0212/Tapsel, serta Ketua Persit KCK Kodim 0212/Tapsel Ny. Delli Yudha.

Baca Juga : Kepala Kantah Padangsidimpuan Ajak Budayakan Disiplin, Integritas Pada Kinerja

Dalam paparannya, Dandim 0212/Tapsel Letkol (Arm) Delli Yudha Adi Nurcahyo, SE, MM, menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan sivitas akademika dalam menjaga keutuhan NKRI.

Dandim menjelaskan, perubahan dunia saat ini tidak hanya menimbulkan kemajuan, tapi juga tantangan baru terhadap pertahanan negara dan bahaya radikalisme dan disintegrasi bangsa yang kerap menyasar generasi muda.

Ia juga menceritakan tentang sejarah perjuangan bangsa dan pentingnya mempertahankan ideologi Pancasila sebagai dasar negara.

“ Mahasiswa harus kritis, tetapi tetap dalam koridor konstitusi dan semangat kebangsaan. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah, ” tegas Dandim.

Dandim memaparkan, berbagai ancaman multidimensional yaitu bentuk ancaman yang tidak hanya datang dari aspek militer, tetapi juga meliputi ancaman ideologi seperti radikalisme, intoleransi, propaganda transnasional.

Kemudian ancaman politik dan hukum berupa manipulasi informasi, polarisasi sosial, ancaman ekonomi, berupa ketimpangan ekonomi, penguasaan aset oleh asing.

Ancaman sosial budaya berupa lunturnya nilai kebangsaan, gaya hidup individualis, ancaman siber dan teknologi betupa hoaks, disinformasi, peretasan data negara serta ancaman terhadap lingkungan yakni kerusakan hutan dan bencana alam.

“ Mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki kesadaran kebangsaan yang tinggi. Adik-adik adalah agen perubahan dan penjaga nilai-nilai persatuan di tengah tantangan globalisasi, ” tegas Dandim.

Usai acara, Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag, mengapresiasi kegiatan yang digagas Kodim 0212/Tapsel untuk meningkatkan pemahaman bagi mahasiswa khususnya terkait UU TNI yang baru disahkan oleh DPR-RI, namun terjadi pro dsn kontra di tengah masyarakat khususnya dikalangsn mahasiswa.

Rektor menekankan kuliah umum ini sangat penting guna menanamkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan.

Rektor menyebutkan, sebagai institusi pendidikan tinggi Islam, UIN memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi intelektual muslim yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan.

” Wawasan kebangsaan adalah fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di tengah perkembangan zaman yang cepat, arus informasi yang deras, serta tantangan ideologi transnasional, mahasiswa sebagai agen perubahan dituntut untuk cerdas, kritis, dan tetap berpegang teguh pada Pancasila, UUD 1945, dan semangat persatuan, ” tegasnya

Ia berharap, melalui kuliah umum ini, seluruh mahasiswa dapat memperluas pemahamannya tentang nilai-nilai kebangsaan, memperkuat komitmen terhadap tanah air, serta membentengi diri dari segala bentuk paham radikal yang mengancam persatuan bangsa.

” Terima kasih kepada Kodim 0212/Tapsel, narasumber Bapak Dandim Letkol (Arm) Delli Yudha Adi Nurcahyo, SE, MM dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga acara ini memberikan manfaat besar dan menjadi langkah nyata kita dalam membangun generasi muda yang berintegritas dan cinta tanah air, ” tuturnya.

Kegiatan ini juga disambut antusias oleh para mahasiswa, yang aktif mengikuti kuliah umum dalam setiap sesi, yang salah satu peserta, Gusnur Alimah, mahasiswi Semester II Jurusan Teknologi Informasi pada FKIP UIN Syahada mengaku terinspirasi oleh materi yang disampaikan narasumber.

Lihat Juga : PLN Gercep Perbaiki Tiang Listrik Tumbang, Akibat Diterjang Longsor

“ Kuliah umum ini membuka wawasan saya tentang pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga keutuhan bangsa. Kita tidak boleh apatis, terutama dalam hal pengesahan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, sebagai respons terhadap dinamika ancaman keamanan yang semakin kompleks dan multidimensional di era modern, ” ujarnya.

Ia berharap, dengan UU ini, TNI semakin siap dalam menjalankan tugasnya sebagai garda terdepan pertahanan negara di tengah era ancaman yang kian beragam dan tidak terduga.

” Kami dari kalangan mahasiswa dan generasi muda harus menjadi pionir persatuan dan harus turut pengawal ideologi bangsa. Mari kita jaga Indonesia dengan ilmu, akhlak dan semangat kebangsaan, ” tuturnya. (Samsul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Polres Padangsidimpuan Dukung Ketahanan Pangan, 1,9 Ton Jagung Diserap Bulog

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN– Polres Padangsidimpuan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sebanyak 1,9 ton atau 1.900 kilogram...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This