Rabu, Oktober 14, 2026

Jelang Ramadan, Pemprov Sumut Jamin Stabilitas Harga Pangan

Must Read

Sidimpuanpos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara memastikan harga bahan pokok menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026 tetap stabil. Kepastian tersebut didukung kondisi stok pangan Sumut yang berada pada posisi surplus serta berbagai intervensi melalui Program Jaminan Kestabilan Harga Komoditas Pangan (Jaskop).

“Stok pangan kita sekarang surplus, sehingga menjelang bulan Ramadan hingga hari raya Idulfitri nanti, kita pastikan kondisinya bisa tetap terjaga dan harga bahan pokok bisa stabil tidak terlalu naik,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Timur Tumanggor, dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/1/2026).

Timur menjelaskan, sepanjang 2025 Sumut mengalami surplus beras dengan produksi lebih dari 2,22 juta ton, sementara kebutuhan masyarakat sekitar 1,7 juta ton per tahun. Dengan surplus sekitar 501 ribu ton, Sumut juga menjadi daerah penyuplai beras bagi provinsi lain.

Baca Juga : Abulyatama Indonesia Kuatkan Spiritual Penyintas Bencana di Lopian

Selain beras, sejumlah komoditas pangan lain juga mengalami surplus, antara lain cabai merah 134 ribu ton, jagung 135 ribu ton, dan cabai rawit 65 ribu ton. Namun, harga cabai merah masih berpotensi berfluktuasi karena sebagian produksi dijual ke luar daerah.

“Untuk harga cabai merah terkadang berfluktuasi karena cabai dijual ke provinsi lain dengan harga yang lebih tinggi, makanya kita lakukan intervensi saat panen untuk menjaga stok dan harga bisa terkendali,” kata Timur.

Pemprov Sumut juga mengembangkan kawasan unggulan padi di lima kabupaten/kota, di antaranya Deliserdang, Serdangbedagai, dan Asahan, serta kawasan unggulan cabai merah di Kabupaten Karo dan Batubara.

“Untuk kawasan ini kita intervensi mulai dari alsintannya, pupuk juga bibitnya, supaya produksi kita tetap bisa surplus,” ujar Timur.

Selain menjaga produksi, Pemprov Sumut melakukan pemulihan lahan pertanian pascabencana. Tercatat 31.123 hektare lahan terdampak bencana, terdiri dari rusak ringan lebih dari 22 ribu hektare, rusak sedang sekitar 4.500 hektare, dan rusak berat 4.560 hektare.

“Kecamatan Tukka, Sibolga ada 94 hektare lahan yang rusak dan langsung kita intervensi. Kita sudah melakukan penanaman kembali dan bibitnya kita berikan. Sedangkan untuk kerusakan lahan sedang dan berat di daerah yang lain juga akan diintervensi. Kita saling berkolaboarsi dan gotong royong, pemulihan lahan ini akan ditanggung oleh Kementan, provinsi dan kabupaten/kota. Mudah-mudahan kondisi ini tidak terdampak langsung dari panen kita,” jelas Timur.

Sementara itu, Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugrah menyampaikan bahwa melalui program Jaskop sepanjang 2025, Pemprov Sumut telah membangun 10 unit Solar Dryer Dome (SDD) dan 10 unit gudang penyimpanan di Kabupaten Batubara dan Karo.

Lihat Juga : Pemprov Sumut Dukung APCS 2026, Promosikan Budaya dan Pariwisata

“Ini merupakan langkah bijak yang dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pascapanen, menurunkan kehilangan hasil, serta menjaga stabilitas pasokan cabai sebagai komoditas strategis penyumbang inflasi,” ujar Dikky.

Kapasitas SDD mampu menampung hingga 2 ton cabai merah, mengurangi risiko kehilangan pascapanen hingga 20 persen, serta meningkatkan pendapatan petani sampai 22 persen. Selain itu, untuk meredam inflasi, Pemprov Sumut melalui BUMD juga melakukan pembelian dan penyaluran 50 ton cabai merah dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Langkah pembelian dan penyaluran kembali cabai merah ini terbukti efektif menstabilkan harga, di samping berbagai langkah cepat dan reaktif yang paralel dilakukan seperti operasi pasar murah dan pasar murah bergerak. Sehingga pada November 2025 angka inflasi Sumut turun menjadi 3,96%,” ujar Dikky.(Ali)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Kreatif! Warga Binaan Lapas Padangsidimpuan Hasilkan Miniatur Vespa Bernilai Ekonomi

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Dalam upaya meningkatkan kreativitas dan keterampilan warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan melaksanakan kegiatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This