Sidimpuanpos.com – Setelah sempat meroket dan menguras kantong para ibu rumah tangga, harga sejumlah komoditas sayur mayur di Kota Padangsidimpuan kini terpantau telah kembali ke harga normal (04/02/2026).
Penurunan harga yang signifikan ini terjadi seiring dengan melimpahnya stok dari para petani lokal yang memasuki masa panen raya.
Sebelumnya, harga sayuran hijau seperti kangkung sempat menyentuh angka Rp 7.000 per ikat, sementara bayam melambung hingga Rp 10.000 per ikat. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan hari ini, harga kangkung kini sudah stabil di angka Rp 3.000 per ikat dan bayam kembali ke harga Rp 5.000 per ikat.
Baca Juga : Pemerintah Salurkan Bantuan Sosial bagi Korban Bencana Padangsidimpuan
Ibu Boru Regar (45), salah seorang pedagang sayur di Pasar Sangkumpal Bonang, mengaku lega dengan kondisi harga saat ini karena volume penjualan kembali meningkat.
​”Waktu harga kangkung tujuh ribu dulu, orang jarang mau beli banyak. Tapi sekarang karena sudah tiga ribu per ikat, stok langsung cepat habis. Syukur petani kita lagi panen melimpah, jadi kami pun bisa jual murah ke pelanggan,” ungkapnya dengan senyum.
Turunnya harga sayuran ini disambut antusias oleh para pembeli yang mulai memadati pasar untuk berbelanja kebutuhan pokok.
Lihat Juga : AGP dan GulaVit Gelar Pasar Murah Awal 2026
“Sangat senang ya, biasanya bawa uang sepuluh ribu cuma dapat satu ikat bayam, sekarang sudah bisa dapat dua ikat kangkung plus bayam juga. Kalau harga normal begini, kami belanja jadi lebih tenang dan sisa uangnya bisa buat beli lauk lain.”
Pihak pengelola pasar dan warga berharap stabilitas harga ini dapat terus terjaga, mengingat sayuran merupakan kebutuhan nutrisi harian yang sangat penting bagi masyarakat Padangsidimpuan.(Dani)


