Selasa, Oktober 13, 2026

‎Harga Pertamax Naik, Pertalite Jadi Andalan di SPBU 1 Sibuhuan

Must Read

‎Sidimpuanpos.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax resmi mengalami kenaikan mulai 10 Juni 2026. Kenaikan tersebut juga berlaku di SPBU Galon 1 Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas, sesuai dengan kebijakan yang diumumkan oleh PT Pertamina Patra Niaga (10/6/2026).
‎
‎Berdasarkan keterangan pers Pertamina pada Selasa (9/6/2026), harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
‎
‎Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa bahan bakar jenis Pertamax belum tersedia di SPBU Galon 1 Sibuhuan. Akibatnya,
‎masyarakat lebih banyak beralih ke Pertalite yang masih tersedia dengan harga tetap Rp10.000 per liter. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan mengular di area pengisian BBM.

Baca Juga : Tinjau Pasar Baru Panyabungan, Bupati Madina Respon Keluhan Pedagang Soal Air Bersih dan Drainase
‎
‎Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang telah ditetapkan pemerintah.
‎
‎Selain Pertamax dan Pertamax Green, harga BBM lainnya tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap Rp10.000 per liter, Biosolar Rp6.800 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, Pertamina Dex Rp24.800 per liter, dan Pertamax Turbo Rp20.750 per liter.
‎
‎Salah seorang warga, Dedy (34), mengaku cukup terkejut dengan kenaikan harga Pertamax yang cukup signifikan. “Kenaikannya lumayan tinggi, tentu akan menambah pengeluaran bagi pengguna kendaraan yang biasa memakai Pertamax,” ujarnya.
‎
‎Hal senada disampaikan royhan (25) yang berharap pasokan BBM tetap lancar meskipun terjadi penyesuaian harga. “Kami berharap ketersediaan BBM tetap terjaga supaya masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan bakar,’ katanya.

Lihat Juga : BNN dan Pemkab Madina Perkuat Program Desa Tangguh Narkoba
‎
‎Sementara itu, penjaga SPBU Sibuhuan, Harahap, mengatakan bahwa hingga saat ini Pertamax belum tersedia di lokasi. “Untuk sementara yang tersedia hanya Pertalite. Kami menunggu pasokan berikutnya dan tetap melayani masyarakat sesuai ketersediaan BBM yang ada,” jelasnya.
‎
‎Masyarakat berharap distribusi BBM kembali normal sehingga kebutuhan bahan bakar dapat terpenuhi dan antrean panjang di SPBU dapat berkurang dalam beberapa hari ke depan.(fazry)
‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This