Sidimpuanpos.com – Di tengah cuaca panas dan kondisi kekeringan yang masih dirasakan masyarakat, Lanud Sjamsudin Noor kembali bergerak membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak di wilayah Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (11/09/2026).
Dengan menggunakan mobil tangki air, personel Lanud Sjamsudin Noor bersama personel Satrad 206 Banjarbaru menyalurkan air bersih secara langsung kepada masyarakat. Bantuan ini menjadi salah satu bentuk nyata TNI AU dalam mengurangi dampak kekeringan sekaligus meringankan beban warga yang turut terdampak kondisi Karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
Sesampainya di lokasi, mobil tangki air mendatangi rumah-rumah warga secara langsung. Personel Lanud Sjamsudin Noor bersama personel Satrad 206 Banjarbaru kemudian mengisi air bersih ke tempat penampungan yang telah disiapkan di masing-masing rumah, sehingga bantuan dapat diterima secara langsung dan merata oleh masyarakat yang terdampak kekeringan.
Baca Juga: Koramil 1710-03/Kuala Kencana Gelar Komsos, Syukuri Rampungnya Jembatan Garuda
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., mengatakan pendistribusian air bersih merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons nyata TNI AU terhadap kondisi masyarakat yang mengalami keterbatasan air akibat musim kemarau dan dampak kekeringan.
Menurutnya, kekeringan tidak hanya memengaruhi ketersediaan air bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Karena itu, dukungan penyediaan air bersih menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat sekaligus mendukung penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Pendistribusian air bersih tersebut juga menjadi bagian dari upaya membantu mengurangi dampak El Nino dan kondisi kemarau yang terjadi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan air warga sehari-hari.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan personel Lanud Sam untuk hadir membantu masyarakat, tidak hanya dalam penanganan Karhutla, tetapi juga menghadapi dampak kekeringan.
Distribusi air bersih akan terus dilakukan secara terkoordinasi dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kondisi di lapangan. (Rohanda)


