Rabu, Oktober 14, 2026

Evaluasi Program MBG, Pemkab Asahan Tekankan Pengawasan dan Kualitas Makanan

Must Read

Sisumpuanpos.com , ASAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama pihak terkait melakukan koordinasi sekaligus evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (13/10/2026), di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.

Kegiatan tersebut melibatkan Bupati Asahan, Sekretaris Daerah (Sekda), Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG, Koordinator Wilayah (Korwil) BGN, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Asahan.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa MBG merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui pemenuhan gizi bagi anak usia sekolah di semua tingkatan.

Bupati berharap, melalui pemenuhan gizi yang baik, anak-anak dapat tumbuh sehat dan cerdas serta menjadi generasi penerus yang mampu membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Dukung Lahirnya Atlet Berprestasi, KORPRI Asahan Gelar PORKAB 2026

Ia mengingatkan seluruh kepala SPPG agar melakukan pengawasan secara maksimal terhadap setiap tahapan pengelolaan dan pendistribusian makanan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas, kebersihan, keamanan, serta kelayakan makanan yang diberikan kepada anak-anak.

“Saya nantinya akan melihat langsung pengelolaan MBG dan berdiskusi bersama, untuk menjadikan program ini lebih baik ke depannya,” ucapnya.

Bupati juga berharap seluruh SPPG menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab agar program tersebut berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak.

Korwil BGN Asahan Adi Adma Arif, S.P., melaporkan bahwa saat ini terdapat 81 SPPG di Kabupaten Asahan. Pelaksanaan program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Ke depan, pihaknya akan memperluas jangkauan pelayanan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga ke pelosok daerah.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan program ini. Kami juga mengingatkan seluruh SPPG agar senantiasa mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dalam pengolahan dan pemberian makanan bergizi sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Lihat Juga: Cegah Penyimpangan Anggaran Pendidikan, Kejari Asahan Luncurkan Jaksa Sahabat Pendidik

Ketua Satgas MBG Kabupaten Asahan Rianto, S.H., M.A.P., berharap jumlah dapur MBG atau SPPG di Kabupaten Asahan terus bertambah seiring dengan besarnya manfaat program tersebut bagi masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa pengawasan terhadap seluruh dapur MBG harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah daerah, Satgas MBG, BGN, SPPG, serta pihak terkait lainnya.

Menurutnya, Satgas MBG memiliki tanggung jawab untuk memastikan makanan yang disajikan kepada anak-anak memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

“Mari kita bersama-sama mengawasi pelaksanaan program ini dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan. Seluruh pihak harus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut,” ajaknya.

Rianto menambahkan, keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan dapur dan distribusi makanan, tetapi juga oleh komitmen bersama dalam menjaga mutu, keamanan, dan keberlanjutan pelayanan.

“Keberhasilan Program MBG di Kabupaten Asahan ada di tangan kita bersama. Mari kita jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak dan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan diskusi bersama untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG di Kabupaten Asahan. (Harpen)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Progres Jembatan Gantung Sipenggeng Capai 27,5 Persen, Kodim 0212/TS Bersama Warga Terus Berpacu

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Pembangunan jembatan gantung di Desa Sipenggeng, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), terus dikebut....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This