Selasa, Oktober 13, 2026

Bupati Gus Irawan Dorong Ormas Islam Percepat Pemulihan Ekonomi dan Sosial Pascabencana Tapsel

Must Read

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu meminta seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam mengambil peran lebih aktif dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana.

Hal tersebut disampaikan Gus Irawan dalam Silaturahmi dan Koordinasi Membangun Sinergi Antarormas Islam dengan tema “Tapsel Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat” yang digelar di Kantor MUI Tapsel, Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Sipirok, Jumat (2/10/2026).

Menurut Gus Irawan, bencana yang melanda Tapsel pada 25 November 2025 tidak hanya berdampak terhadap infrastruktur dan permukiman, tetapi juga memukul kehidupan ekonomi masyarakat.

Lebih dari 3.000 hektare lahan pertanian terdampak dengan tingkat kerusakan yang beragam. Selain itu, sebagian masyarakat harus direlokasi karena tempat tinggal mereka dinilai sudah tidak aman.

“Persoalan berikutnya yang masih harus kita temukan solusinya adalah bagaimana menyambung hidup para korban, sehingga mereka kembali memiliki mata pencaharian,” ujar Gus Irawan.

Ia mengatakan, pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana terus dipercepat pemerintah bersama pemerintah pusat dan berbagai pihak. Sejumlah lokasi, di antaranya Hapesong, Simatohir dan Tandihat, telah masuk dalam proses pembangunan.

Namun, menurutnya, penyediaan hunian tetap saja belum cukup jika tidak dibarengi dengan pemulihan sumber penghasilan masyarakat. Karena itu, ormas Islam yang memiliki jaringan hingga tingkat desa diharapkan ikut mengawal dan mendorong berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Pemko Padangsidimpuan Gelar Edukasi dan Simulasi Banjir-Longsor

Gus Irawan menilai ulama, dai, mubalig, pengurus masjid, kelompok pengajian hingga organisasi perempuan Islam memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus membangun optimisme masyarakat.

Kegiatan keagamaan, kata dia, diharapkan tidak hanya menjadi ruang pembinaan spiritual, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana menyosialisasikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat.

“Bagaimana ini sampai kepada masyarakat, bagaimana mengubah mindset masyarakat, lalu kemudian program-program ini bisa berjalan lebih masif. Saya kira organisasi Islam bisa mengambil peran di situ,” tegasnya.

Selain pemulihan pascabencana, Bupati Tapsel juga mengajak seluruh ormas Islam bersama pemerintah menghadapi sejumlah persoalan sosial, terutama narkoba dan judi online, praktik rentenir serta kemiskinan.

Ia menekankan pemberantasan narkoba harus dimulai dari keluarga dan lingkungan masyarakat. Sementara masyarakat yang terjerat pinjaman dengan bunga tinggi perlu diarahkan kepada alternatif pembiayaan yang lebih sehat.

Pemkab Tapsel bersama Bank Sumut, lanjut Gus Irawan, tengah mendorong alternatif pembiayaan produktif dengan bunga yang lebih ringan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Bupati juga menyampaikan bahwa bencana turut memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Tapsel. Pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya berada di atas 5 persen turun menjadi 2,49 persen pada triwulan IV 2025.

Lihat Juga: Masa Tanggap Darurat Berakhir, Pemko Padangsidimpuan Salurkan Bantuan Rp18 Juta per Korban Kebakaran Kantin

Berbagai intervensi pemerintah kemudian mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi 3,49 persen pada triwulan I 2026 dan meningkat menjadi 4,57 persen pada triwulan II 2026.

Untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat, Pemkab Tapsel mendorong pengembangan sejumlah sektor, seperti jagung, kopi, peternakan dan perikanan. Upaya tersebut juga didukung akses pembiayaan produktif melalui Bank Sumut serta dukungan Baznas.

Sementara itu, Ketua MUI Tapsel Ali Sati Rangkuti mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara MUI dan seluruh ormas Islam.

Sedikitnya 15 ormas Islam hadir dalam forum tersebut untuk menyatukan langkah dalam membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi berbagai persoalan pascabencana.

“Kita ingin ke depan ada program kerja yang bisa kita sinergikan dan kolaborasikan. Kita bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk Tapanuli Selatan agar lebih cepat pulih dan bangkit lebih kuat,” ujarnya.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah ormas Islam, di antaranya NU, Muhammadiyah, Al Jam’iyatul Washliyah, Baznas, BKMT, Aisyiyah, DMI, FKUB, BKPRMI, Muslimat NU dan sejumlah organisasi lainnya.

Melalui kekuatan jaringan sosial dan keagamaan yang dimiliki, ormas Islam diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memulihkan ekonomi masyarakat, memperkuat ketahanan sosial serta mencegah berbagai persoalan seperti narkoba, rentenir dan kemiskinan.(galeh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Bupati Labusel Hadiri Musda IV Golkar 2026, Romadhon Nasution Kembali Terpilih Aklamasi

Sidimpuanpos.com, LABUHANBATU SELATAN – Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Kabupaten Labuhanbatu...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This