Sidimpuanpos.com – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu meminta para kepala sekolah yang baru mendapat amanah untuk terus meningkatkan kemampuan, melakukan inovasi dan melakukan pembenahan demi mendorong mutu pendidikan di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pesan tersebut disampaikan Gus Irawan saat melantik sekaligus mengambil sumpah 38 guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah jenjang SD dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel.
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan apel pagi gabungan yang berlangsung di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran Pemkab Tapsel, Sipirok, Senin (21/9/2026).
Dalam arahannya, Gus Irawan menegaskan bahwa pendidikan memiliki posisi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pendidikan juga menjadi salah satu bagian penting dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Baca Juga: BRI Peduli Hadir untuk Masyarakat, Dua Yayasan di Padangsidimpuan Terima Bantuan Mobil Jenazah
“Bangsa yang unggul ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, sedangkan manusia yang berkualitas sangat ditentukan oleh pendidikannya,” ujar Gus Irawan.
38 Kepala Sekolah untuk Mengisi Jabatan yang Lowong
Gus Irawan menjelaskan, pengangkatan 38 kepala sekolah tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan kepala sekolah yang masih lowong.
Proses pengangkatan itu telah memperoleh pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat Nomor 46589/R/AK.02.03/SD/KR.6/2026 tertanggal 11 September 2026.
Ia menyampaikan, proses pengangkatan kepala sekolah mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.
Sebelum ditetapkan, para calon kepala sekolah harus melewati tahapan seleksi administratif dan seleksi substantif.
Menurut Gus Irawan, 38 kepala sekolah yang dilantik merupakan guru yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi dan dinyatakan memenuhi persyaratan.
“Saya yakin saudara-saudara adalah yang terbaik di antara calon peserta lainnya. Saya tahu banyak peserta yang mengikuti seleksi, tetapi tidak semuanya lulus,” katanya.
Kepala Sekolah Dituntut Terus Belajar dan Berinovasi
Gus Irawan mengingatkan bahwa tugas sebagai kepala sekolah bukan hanya menyangkut urusan administratif. Lebih dari itu, kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan arah serta kualitas satuan pendidikan yang dipimpinnya.
Lihat Juga: Mengenal Rudi Hadian Siregar, Tokoh Muda yang Kini Dipercaya Bobby Nasution Mengawal Biro Umum Sumut
Karena itu, ia meminta para kepala sekolah memahami dan menerapkan delapan standar pendidikan, yakni standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan serta standar pembiayaan.
“Saya berharap kepada saudara-saudara yang baru dilantik dapat menguasai dan terus belajar serta berinovasi. Pelantikan ini bukan akhir, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” tegasnya.
Menurutnya, kualitas suatu sekolah sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah. Oleh sebab itu, kepala sekolah harus mampu membangun visi bersama dengan guru dan tenaga kependidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang dapat mendorong peserta didik berkembang serta berprestasi.
“Kualitas sekolah itu sangat ditentukan oleh pimpinannya. Saya berharap Bapak dan Ibu yang baru saja dilantik melakukan perubahan menuju ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Pendidikan Tidak Hanya Soal Akademik
Lebih lanjut, Gus Irawan mengatakan kepala sekolah juga memiliki peran dalam mendukung visi pembangunan Tapsel untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, unggul dan cerdas.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak semata-mata dilihat dari kemampuan akademik peserta didik. Pendidikan juga harus mampu membentuk karakter, moral dan etika generasi muda.
Lihat Juga: Wadan Kodiklat TNI Anjangsana ke Kediaman Mantan Kasau Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo
“Para orang tua menitipkan anaknya kepada kita untuk dididik agar menjadi anak yang cerdas, cinta, berakhlak, memiliki moral dan etika. Harapan itu kami gantungkan kepada Bapak dan Ibu semua,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gus Irawan turut menyampaikan apresiasi kepada para guru, kepala sekolah, Dinas Pendidikan serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan yang selama ini ikut memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Tapsel.
Tapsel Diminta Terus Perbaiki Data Pendidikan
Gus Irawan juga menyampaikan bahwa Tapsel pada tahun ini memperoleh pengakuan sebagai kabupaten dengan kualitas data pendidikan yang memiliki residu terendah.
Capaian tersebut, menurutnya, harus terus dipertahankan sekaligus ditingkatkan hingga nantinya tidak lagi ditemukan residu dalam data pendidikan.
“Kalau kita menuju ke sana, tentu kita berharap tidak ada lagi residu. Dan sekali lagi, itu ada di tangan Bapak dan Ibu,” ujarnya.
Mengakhiri arahannya, Gus Irawan kembali meminta para kepala sekolah membangun kesamaan visi bersama guru dan tenaga kependidikan. Dengan demikian, seluruh proses pendidikan di sekolah dapat diarahkan untuk mendukung peserta didik agar terus berkembang dan meraih prestasi.
“Harapan itu sangat besar dan kemudian kami serahkan kepada Bapak dan Ibu para kepala sekolah,” pungkasnya. (Wan)


