sidimpuanpos.com – Arus lalu lintas di kawasan pusat Kota Padangsidimpuan, tepatnya di jalur yang mengarah ke Masjid Raya Agung Al-Abror, mengalami peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan pada Senin (15/06/2026) siang.
Lonjakan kendaraan ini terjadi akibat bertemunya dua momentum krusial di jam sekolah, yakni jadwal kepulangan siswa pagi dan masuknya siswa jadwal siang dari dua sekolah yang saling berdekatan, yaitu SMP Negeri 1 Padangsidimpuan serta sekolah dasar (SD) di sekitarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan perpaduan antara kendaraan jemputan orang tua, angkutan kota (angkot), dan aktivitas penyeberangan jalan oleh para siswa sempat membuat laju kendaraan melambat.
Baca Juga : 147 Jamaah Haji Labusel Tiba di Tanah Air
Kendati demikian, situasi ini tidak sampai menimbulkan kelumpuhan arus lalu lintas yang berarti.
Berbeda dengan kemacetan parah yang sering dikhawatirkan, kondisi di lapangan siang ini lebih tepat dikategorikan sebagai padat merayap atau “macet lancar”.
Tidak terlihat adanya penumpukan kendaraan mati total yang mengunci persimpangan jalan.
Faktor kesigapan para pengendara yang saling bergantian memberi jalan serta durasi pergantian jam sekolah yang relatif cepat membuat kepadatan ini langsung terurai dalam waktu yang tidak lama.
Masyarakat dan pengguna jalan sekitar tampaknya sudah cukup terbiasa dengan ritme dinamika lalu lintas di kawasan tersebut.
Menurut beberapa warga, kondisi ini adalah hal yang lumrah terjadi setiap hari sekolah.
Lihat Juga : Wabup Labusel Lepas Kafilah MTQ ke-40 Tingkat Sumut
​”Kalau dibilang macet total, ya enggak juga. Ini masih tergolong lancar dan wajar karena kan memang jamnya anak sekolah pulang dan masuk siang secara bersamaan. Yang penting sama-sama sabar dan tidak saling serobot, hitungan menit juga sudah terurai lagi jalannya,” ujar Lubis (38), salah seorang pengendara motor yang melintas di lokasi.
Hingga menjelang sore hari, arus lalu lintas di jalur menuju Masjid Raya Agung Al-Abror terpantau kembali normal dan kondusif.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap menjaga laju kecepatan kendaraan secara konstan saat melintasi zona sekolah demi keselamatan bersama.(Dani)


