Selasa, Oktober 13, 2026

Wali Kota Letnan Dalimunthe Perkuat Pengawasan Program MBG, Tekankan Gizi dan Akuntabilitas

Must Read

Sidimpuanpos.com – Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe menegaskan pentingnya koordinasi, pengawasan, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padangsidimpuan.

Penegasan tersebut disampaikan Letnan saat menerima audiensi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama Koordinator Wilayah, Abiyyu Ihsan L. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Audiensi Wali Kota, Kamis (24/9/2026), membahas koordinasi serta arahan terkait tata kelola SPPG dan pelaksanaan program MBG.

Dalam pertemuan itu, Letnan meminta seluruh pihak yang terlibat memperkuat koordinasi agar program pemenuhan gizi bagi anak dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Baca Juga: Desa Perkebunan PK Dievaluasi TP PKK Sumut, Pemko Padangsidimpuan Dorong PHBS Jadi Kebiasaan Warga

Ia juga mendorong agar pelaksanaan MBG dapat memanfaatkan potensi yang ada di daerah, termasuk sektor pertanian, ketahanan pangan, serta penyerapan tenaga kerja lokal.

Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan kerja sama lintas sektor sehingga setiap instansi terkait diminta menghindari ego sektoral.

“Koordinasi harus ditingkatkan. Jangan ada ego sektoral dan harus ada akuntabilitas dalam pelaksanaan program. Yang sudah baik kita tingkatkan, yang masih kurang kita perbaiki,” ujar Letnan.

Selain koordinasi, Wali Kota juga menekankan perlunya pengawasan secara berlapis dan pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat. Hal itu diperlukan untuk memastikan seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan kepada siswa, berjalan sesuai ketentuan.

Lihat Juga: Maulid Akbar 1448 H di UIN Syahada, Wali Kota Letnan Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

Dalam hal distribusi makanan, Letnan turut mengingatkan agar ketepatan waktu, variasi menu, serta kandungan dan mutu gizi menjadi perhatian utama.

Ia meminta setiap pihak segera melaporkan dan mengoordinasikan apabila ditemukan kejanggalan, termasuk perubahan kualitas makanan yang dapat berdampak terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak.

“Perhatikan nilai gizi dan variasi menu yang diberikan kepada siswa. Kalau ada kejanggalan, segera komunikasikan dan koordinasikan dengan Satgas,” pesannya.

Untuk menjaga kualitas pelaksanaan program, Letnan juga menginstruksikan agar dilakukan evaluasi secara rutin setiap pekan. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaan MBG.

Apabila muncul penolakan atau keberatan dari masyarakat, tim diminta segera mencari tahu penyebabnya dan memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai kandungan gizi serta manfaat makanan yang diberikan melalui program tersebut. (Galeh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Polres Padangsidimpuan Dukung Ketahanan Pangan, 1,9 Ton Jagung Diserap Bulog

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN– Polres Padangsidimpuan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sebanyak 1,9 ton atau 1.900 kilogram...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This