sidimpuanpos.com – Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Sibolga dan sekitarnya sejak 1 hingga 2 Januari 2026. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan debit air di sejumlah sungai, terutama Sungai Aek Doras, dan memicu kekhawatiran warga akan potensi banjir, Sabtu (3/1/2026).
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, salah satu titik terdampak banjir berada di Kecamatan Sibolga Utara, khususnya Kelurahan Huta Tonga-tonga. Luapan Sungai Aek Doras terjadi akibat tingginya curah hujan selama dua hari berturut-turut, sehingga air melimpas ke kawasan permukiman warga.
Selain itu, wilayah Sibolga Julu juga dilaporkan mengalami kenaikan debit air pada Jumat (2/1/2026). Meski belum dilaporkan adanya korban jiwa, warga setempat meningkatkan kewaspadaan mengingat banjir serupa pernah terjadi beberapa bulan sebelumnya.
Baca Juga : 220 KK Terima Bantuan DBHCHT di Padangsidimpuan
Banjir juga dilaporkan kembali melanda Kelurahan Bona Lumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Ketinggian air mencapai betis orang dewasa dan merendam sejumlah rumah warga yang berada di sekitar daerah aliran sungai.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah bersama pemerintah daerah setempat mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai agar tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga mengeluarkan peringatan dini cuaca. BMKG memperkirakan hujan lebat disertai angin kencang dan petir masih berpotensi terjadi di wilayah Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan sekitarnya.
Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi cuaca resmi dan segera mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.(Dani)
Sumber : media 24jam.com, Asepnurdin354, BMKG


