Sidimpuanpos.com – Di tengah hiruk pikuk Pasar Siborong-borong, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padanglawas, Toni bersama istrinya, Laura, setia menggelar lapak sayur setiap pekan. Pasangan pedagang asal Desa Bulusonik ini mengaku bersyukur karena harga bahan pokok saat ini terbilang stabil. (17/1/2026)
Selama kurang lebih lima tahun berjualan, Toni dan Laura menjalani rutinitas berpindah pasar mengikuti hari. Senin mereka berjualan di Pasar Sibuhuan, Selasa di Pasir, Rabu di Tandihat, Kamis di Siali-ali, Jumat di Bulusonik, Sabtu di Siborong-borong, dan Minggu di Hapung.
Toni menjelaskan, harga kebutuhan dapur masih berada dalam kisaran normal. Cabai dijual Rp8.000 per seperempat kilogram, bawang merah Rp12.000 per seperempat kilogram, dan bawang merah ukuran kecil Rp7.000 per seperempat kilogram. Sementara itu, tomat dijual Rp8.000 per kilogram dan kentang Rp10.000 per kilogram.
Baca Juga : Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Longsor di Huta Baru Sundol
Namun, ia mengingat kembali saat harga cabai sempat melonjak tajam. Pada pergantian tahun dari Desember ke Januari, harga cabai yang sebelumnya Rp32.000 per kilogram naik hingga Rp100.000 per kilogram.
Kenaikan serupa juga terjadi menjelang Hari Raya Idul Adha, ketika harga cabai kembali menembus angka Rp100.000 per kilogram. Kini, harga cabai kembali turun dan relatif stabil.
Lihat Juga : Kapolres Padangsidimpuan dan BEM UIN Syahada Perkuat Sinergi Kamtibmas
Meski harga mulai membaik, Toni mengaku masih menghadapi tantangan akibat naiknya sejumlah kebutuhan pokok yang berdampak pada pendapatan pedagang. Ia pun berharap kestabilan harga dapat terus terjaga.
“Semoga harga tetap stabil, karena kalau harga naik, pendapatan kami justru berkurang. Dengan harga yang stabil, harapnya pendapatan juga ↓ bisa bertambah.”(Fazry)


