Sidimpuanpos.com – Ada pemandangan menarik dalam rangkaian kajian Ba’da Dzuhur di Masjid Raya Al-Abror Kota Padangsidimpuan pada Minggu (08/03/2026).
Terjadi “pertukaran jadwal” antara dua ulama kondang kota ini yang justru disambut hangat oleh jamaah yang hadir.
Sedianya, jadwal ceramah hari Minggu ini merupakan jatah bagian Ustadz Swardi Azhari Hutasuhut, S.Pd.I., Al-Hafidz. Namun, karena pada hari Sabtu kemarin Ustadz Swardi telah lebih dulu bertugas menggantikan Ustadz H. Asrul Anwar Dalimunthe, S.Pd.I., Al-Hafidz yang berhalangan, maka pada hari ini giliran Ustadz Asrul Anwar yang tampil memberikan tausiyah sebagai bentuk pertukaran jadwal resmi.
Membawakan tema yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, yakni “Keluarga Sakinah”, Imam Besar Masjid Raya Al-Abror ini memaparkan bahwa keluarga adalah unit terkecil namun paling menentukan dalam sebuah peradaban.
Baca Juga : Hadiri Bukber Gerindra Sumut, Wali Kota Padangsidimpuan Pastikan Stok BBM Aman
”Keluarga Sakinah bukan berarti keluarga yang tanpa masalah, melainkan keluarga yang memiliki ‘ketenangan’ karena menjadikan Allah sebagai tujuan utama. Di bulan Ramadhan ini, mari kita perkuat kembali ikatan kasih sayang (Mawaddah) dan kepedulian (Rahmah) di antara anggota keluarga kita,” ujar Ustadz Asrul Anwar dengan penuh keteduhan.
Beliau juga menekankan pentingnya komunikasi yang santun dan keterbukaan antara suami, istri, dan anak-anak sebagai kunci keharmonisan rumah tangga islami.
Meskipun terjadi pergeseran jadwal dari rencana awal, warga Kota Padangsidimpuan mengaku tetap antusias dan merasa beruntung bisa mendengarkan materi dari kedua ustadz tersebut dalam dua hari berurutan.
Syahrial (51), seorang warga yang datang bersama istrinya, memberikan tanggapan positif:
”Kemarin sudah dengar Ustadz Swardi, hari ini dengar Ustadz Asrul Anwar. Rasanya seperti dapat paket lengkap. Tema Keluarga Sakinah hari ini sangat menyentuh, terutama pengingat tentang bagaimana memperlakukan istri dengan baik sesuai sunnah Rasul,” ungkapnya.
Sementara itu, Ernawati (44), merasa tema hari ini sangat relevan untuk menjaga suasana hati di bulan puasa.
Lihat Juga : Antrean BBM di Padangsidimpuan Kembali Normal Usai Panic Buying
”Tadi Ustadz bilang kalau rumah tangga yang tenang itu diawali dari hati yang selalu bersyukur. Materi ini sangat bermanfaat bagi kami para ibu-ibu agar lebih sabar dalam mengurus rumah tangga di tengah ibadah puasa. Pertukaran jadwal ini tidak masalah, yang penting ilmunya sampai,” katanya.
Kajian yang berlangsung santai namun mendalam ini ditutup dengan doa agar rumah tangga kaum muslimin di Kota Padangsidimpuan senantiasa dijaga dari perpecahan dan diberkahi dengan keturunan yang saleh.
Kelancaran kegiatan ini menunjukkan koordinasi yang sangat baik antar penceramah di Masjid Raya Al-Abror demi memastikan syiar Ramadhan tetap berjalan maksimal bagi masyarakat.(Dani)


