Selasa, Oktober 13, 2026

CFD Padangsidimpuan Diserbu Warga, UMKM Raup Omzet Tinggi

Must Read

Sidimpuanpos.com – Kawasan Jalan Sudirman, pusat Kota Padangsidimpuan, berubah menjadi lautan manusia pada Minggu pagi (19/04/2026).

Momen Car Free Day (CFD) yang rutin digelar kini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan telah bertransformasi menjadi “pasar kaget” yang menjadi tumpuan harapan bagi ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Sejak pukul 06.00 WIB, para pedagang sudah tampak sibuk menata lapak mereka.

Mulai dari kuliner khas Tapanuli Selatan, minuman segar kekinian, hingga produk kerajinan tangan dan pakaian olahraga berjejer rapi di sepanjang bahu jalan.

Baca Juga : Perpisahan Siswa SMAN 1 Barumun Berlangsung Meriah

Bagi para pelaku UMKM, CFD adalah kesempatan emas untuk menjangkau konsumen secara langsung tanpa harus menyewa ruko yang mahal.

Omzet yang didapat dalam durasi empat jam di CFD bahkan diakui seringkali melampaui hasil penjualan di hari biasa.

Antusiasme ini disambut positif oleh warga yang hadir. Berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang tua, tampak menikmati suasana pagi sambil berburu sarapan atau sekadar mencicipi jajanan unik.

​”Senang sekali kalau CFD ramai seperti ini. Habis lari pagi atau senam, kita tidak bingung cari sarapan. Harganya juga terjangkau dan pilihannya banyak. Ini bentuk dukungan kita juga buat pedagang lokal,” ujar Hasan, salah satu warga yang hadir bersama keluarganya.

Senada dengan Hasan, Siti, seorang mahasiswa, mengungkapkan bahwa keberadaan UMKM membuat CFD terasa lebih hidup.

​”Suasananya jadi seru. Sambil jalan-jalan santai, kita bisa lihat produk-produk kreatif buatan warga Sidimpuan sendiri. Harapannya sih, tempat sampahnya diperbanyak supaya tetap bersih,” tambahnya.

Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui dinas terkait terus berupaya mengatur tata letak pedagang agar tetap tertib dan tidak mengganggu warga yang ingin berolahraga.

Lihat Juga : Kelangkaan BBM Kembali Terjadi di Sibuhuan, Aktivitas Warga Terganggu

Kehadiran ribuan warga setiap minggunya di area bebas kendaraan bermotor ini membuktikan bahwa ekonomi kerakyatan di “Kota Salak” terus tumbuh dan berdenyut kencang.

Dengan berakhirnya waktu CFD pada pukul 10.00 WIB, para pedagang mulai mengemasi dagangannya dengan raut wajah puas.

CFD tanggal 19 April ini kembali mencatatkan diri sebagai motor penggerak ekonomi yang efektif bagi masyarakat Padangsidimpuan.(Dani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This