sidimpuanpos.com – Memasuki hari Selasa (02/06), suasana pasca-perayaan hari raya masih menyisakan tren harga pangan yang tinggi di sejumlah pasar tradisional Kota Padangsidimpuan.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya di mana harga kebutuhan pokok biasanya langsung melandai usai hari besar, kali ini harga bumbu dapur utama terpantau masih tertahan di angka yang sama seperti saat menjelang lebaran lalu.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Selasa pagi, komoditas tomat masih menjadi yang paling menguras kantong konsumen dengan bertahan di harga Rp22.000 per kilogram.
Setali tiga uang, komoditas cabai merah juga belum menunjukkan tanda-tanda penurunan dan masih kokoh di angka Rp35.000 per kilogram. Sementara itu, untuk bawang merah, harganya juga tidak mengalami pergerakan berarti, tetap bertahan di kisaran Rp18.000 per kilogram.
Di mana harga bawang tersebut masih sangat fluktuatif dan bergantung pada ukuran serta kualitas kebersihan barang di lapak pedagang.
Para pedagang di pasar tradisional mengaku belum bisa menurunkan harga karena pasokan barang dari daerah penghasil atau tingkat agen belum kembali sepenuhnya normal pasca-libur hari raya.
​”Biasanya habis hari raya harga langsung turun, tapi hari ini modalnya masih sama dari agen. Tomat masih kita jual Rp22.000 per kg dan cabai merah Rp35.000 per kg. Libur hari raya membuat aktivitas petik di ladang petani belum sepenuhnya aktif, jadi stok yang masuk ke pasar Sidimpuan ini masih terbatas,” ungkap Regar (42), salah seorang pedagang bumbu dapur.
​Ia juga menambahkan bahwa untuk bawang merah yang berada di angka Rp18.000 per kg, penjualannya sangat melihat kondisi fisik barang.
“Kalau yang kualitasnya super dan kering ya tetap segitu, kalau yang agak basah atau kecil-kecil baru bisa kita kurangi sedikit harganya supaya cepat habis,” imbuhnya.
Kondisi harga yang belum stabil ini memicu keluhan dari para konsumen, terutama para ibu rumah tangga yang berharap pengeluaran dapur bisa kembali normal setelah terkuras untuk kebutuhan hari raya.
Lihat Juga : Pemko Padangsidimpuan Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian
Rahma (Warga Padangsidimpuan):
“Harapan saya tadi pas ke pasar harga tomat sudah turun dari Rp22.000, ternyata masih sama mahalnya. Cabai juga masih Rp35.000. Liburan sudah selesai, tapi dompet kami masih harus bekerja keras. Terpaksa belinya dicicil sedikit-sedikit dulu sambil nunggu harganya betul-betul turun minggu depan.”
Harapannya semoga harga bahan pokok di kota padangsidimpuan akan turun dan para masyarakat tidak perlu lagi memikirkan untuk mengambil berapa kg untuk di beli.(Dani)


