Sidimpuanpos.com – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya memastikan tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di era transformasi digital. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menyusun kebijakan ketenagakerjaan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, saat membuka webinar bertajuk “AI untuk Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja & Perencanaan Pelatihan”, Jumat (17/7/2026).
Menurut Cris, AI memiliki peran penting dalam memetakan kebutuhan tenaga kerja, mengidentifikasi kesenjangan keterampilan, menyusun program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri, serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.
Baca Juga : Dekranasda Sumut Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
“Mandat besar Kemnaker adalah memastikan tenaga kerja kita tidak tertinggal. Tantangannya bukan sekadar menyediakan pelatihan, tetapi memastikan pelatihan tersebut relevan dengan perkembangan industri. Di sinilah peran AI menjadi sangat krusial,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tetap bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Aparatur pemerintah maupun tenaga kerja dituntut memiliki kemampuan beradaptasi dan semangat belajar secara berkelanjutan.
Melalui pemanfaatan AI, Kemnaker berharap dapat membangun ekosistem pengembangan SDM yang lebih modern, inklusif, dan berbasis data sehingga mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global.(Humas Kemnaker)


