Selasa, Oktober 13, 2026

Inklusivitas Kerja di Pabrik Temanggung

Must Read

Sidimpuanpos.com – Di tengah deru mesin produksi PT Sheonary Javanesia INC, ada pemandangan yang membuat Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor tersenyum puas—para pekerja, termasuk penyandang disabilitas, tampak menyatu dalam ritme kerja yang produktif dan penuh penghargaan. Kunjungannya ke Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026), menjadi pengingat bahwa kehadiran sebuah industri semestinya tak sekadar mengejar untung, melainkan juga menghidupi harapan warga sekitarnya.

Bagi Afriansyah, ukuran keberhasilan sebuah industri tak melulu soal angka produksi, tetapi seberapa besar pintu kesempatan kerja yang ia buka bagi masyarakat lokal. Semakin lebar pintu itu terbuka, semakin besar pula denyut ekonomi dan kesejahteraan yang dirasakan warga di sekitarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenaker lebih dulu berdialog dengan jajaran manajemen perusahaan bersama Pemerintah Kabupaten Temanggung, membahas penguatan hubungan industrial, penyerapan pekerja lokal, hingga pengembangan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan industri. Setelahnya, ia menyusuri langsung area produksi, berbincang hangat dengan para pekerja—momen yang menyisakan kesan mendalam saat ia bertemu pekerja penyandang disabilitas yang turut berkarya di sana.

Baca Juga : Sosialisasi ATR/BPN di Padangsidimpuan, Dorong Kepastian Hukum Tanah

“Saya melihat hubungan industrial antara manajemen dan pekerja di perusahaan ini berjalan baik. Perusahaannya juga rapi dan tertata dengan baik. Industri yang dikelola dengan baik seperti ini harus kita jaga dan kita bangun bersama agar terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Afriansyah, menyampaikan apresiasinya atas komitmen perusahaan menghadirkan dunia kerja yang inklusif.

Tak berhenti pada apresiasi, Afriansyah turut menawarkan dukungan konkret. Kementerian Ketenagakerjaan, katanya, siap membuka pelatihan vokasi bagi warga sekitar pabrik agar kompetensi mereka sejalan dengan kebutuhan industri—sebuah jembatan yang mempertemukan kepentingan perusahaan mencari tenaga terampil dengan harapan warga mendapat pekerjaan layak.

“Perusahaan kami harapkan memprioritaskan tenaga kerja lokal. Jangan sampai warga sekitar malah enggak kerja. Kemnaker siap memberikan pelatihan agar masyarakat memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri,” tegasnya.

Lihat Juga : Dari Secangkir Kopi, Tumbuh Harapan Baru di Labuhanbatu

Selain soal penyerapan tenaga kerja, Afriansyah mengingatkan pentingnya perusahaan tak abai terhadap kualitas sumber daya manusianya—mulai dari pemberian upah yang sesuai ketentuan hingga pemenuhan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Baginya, hal-hal ini adalah fondasi bagi lingkungan kerja yang aman, produktif, dan mampu bertahan dalam jangka panjang.

Di penghujung kunjungannya, Afriansyah turut mengajak Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk terus merajut sinergi dengan dunia usaha, demi menjaga iklim investasi yang kondusif. Baginya, kolaborasi erat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan Kementerian Ketenagakerjaan adalah kunci membuka lebih banyak lapangan kerja, memperkuat daya saing industri, sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.(Ali)

Sumber : Humas Kemnaker

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Pengajian Jamaah Haji Kloter 19 Padangsidimpuan Bahas Kewajiban Mengqadha Salat

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Jamaah haji Kloter 19 Kota Padangsidimpuan tahun 2023 menggelar pengajian bulanan di Masjid Al Hidayah, Jalan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This