Kamis, Oktober 15, 2026

TNI Perkuat Penanganan Karhutla Kalbar dengan Mengalihkan Pasukan ke Sektor Selatan

Must Read

Sidimpuanpos.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat terus diperkuat oleh TNI, terutama di sektor selatan yang masih menghadapi kondisi cuaca lebih kering. Kodam XII/Tanjungpura mengalihkan sebagian personel dari sektor utara ke wilayah selatan setelah kondisi Karhutla di sektor utara menunjukkan perkembangan yang membaik.

Pengalihan perkuatan personel tersebut dilakukan untuk mendukung upaya pemadaman sekaligus mencegah titik api kembali muncul dan meluas. Langkah itu disampaikan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si. saat meninjau penanganan Karhutla di Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang, Kamis (17/9/2026).

Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, sejumlah wilayah di sektor utara mengalami perkembangan positif yang ditandai dengan menurunnya hotspot dan fire spot. Sementara itu, kondisi di sektor selatan masih memerlukan perhatian karena cuaca yang lebih kering.

Baca Juga: Kemnaker Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Jus Sehat

“Sektor utara yang kondisinya sudah membaik kita geser pasukannya ke wilayah selatan. Harapannya, setiap kecamatan, Koramil, hingga desa ada unsur TNI bersama Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), BPBD, dan Polri yang bahu-membahu melakukan pemadaman,” tegas Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.

Menindaklanjuti petunjuk Pangdam XII/Tpt, penguatan penanganan Karhutla di Kabupaten Ketapang dilakukan personel Koramil 1203-13/Matan Hilir Selatan (MHS) bersama tim gabungan. Pada Jumat (18/9/2026), tim melaksanakan pemadaman, pembasahan, serta pendinginan di lahan yang terbakar di wilayah Kecamatan Matan Hilir Selatan.

Kondisi lahan gambut yang kering menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah sehingga penyiraman harus dilakukan secara menyeluruh dan berulang. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Tidak hanya melakukan pemadaman, personel TNI bersama unsur terkait juga terus meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah yang rawan Karhutla. Edukasi kepada masyarakat turut dilakukan agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan menggunakan cara pembakaran.

Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan masyarakat terus diperkuat dalam menangani Karhutla secara terpadu. Upaya tersebut sekaligus ditujukan untuk mencegah munculnya titik api baru serta menghindari meluasnya kebakaran di wilayah Kalimantan Barat. (eko setyo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop, Pengelolaan Dana Desa Ditekankan Harus Akuntabel

Sidimpuanpos.com, MUSI RAWAS – Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This