Selasa, Oktober 13, 2026

Pemkab Asahan Luncurkan ASTABRATA, Inovasi Baru Percepat Pengentasan Kemiskinan

Must Read

Sidimpuanpos.com, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Sosial Kabupaten Asahan resmi meluncurkan inovasi ASTABRATA sebagai salah satu upaya mendukung pencapaian RPJMD 2025-2029.

Inovasi tersebut diarahkan untuk mendukung penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), mengurangi kemiskinan, meningkatkan ketepatan sasaran perlindungan sosial, serta mempercepat kemandirian keluarga penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Asahan Jutawan Sinaga, S.S.T.P., M.A.P. menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan peluncuran Inovasi Akselerasi Strategis Tata Kelola Berbasis Data, Resiliensi, Adaptasi dan Pengentasan Kemiskinan (ASTABRATA), Senin (21/09/2026), di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.

Baca Juga: Wabup Rianto Buka Silaturahmi Ketua Baznas se-Sumut, Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Jutawan menjelaskan, ASTABRATA bukan merupakan program bantuan baru dan juga tidak mengambil alih kewenangan perangkat daerah. Inovasi ini menjadi mekanisme untuk memastikan setiap keluarga memperoleh intervensi yang disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing.

Pada tahap awal pelaksanaannya, ASTABRATA mencakup seluruh 25 kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan. Program tersebut menargetkan sedikitnya 100 keluarga penerima manfaat yang berada pada usia produktif.

Sementara itu, setelah memandu peluncuran inovasi tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan harus didukung dengan data yang lengkap, akurat dan mutakhir.

Menurut Taufik, data yang kuat akan menghasilkan perencanaan yang tepat. Selanjutnya, perencanaan yang tepat akan melahirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat nyata.

Lihat Juga: Gus Irawan Serahkan Amanah kepada 38 Kepala Sekolah, Dorong Mutu Pendidikan Tapsel Semakin Berkualitas

Taufik juga meminta agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 segera dituntaskan. Saat ini capaian sensus tersebut telah mencapai 82,5 persen dan ditargetkan selesai 100 persen paling lambat pada akhir September 2026.

Seluruh jajaran juga diminta untuk kembali menyisir sasaran yang masih belum terdata sehingga data yang tersedia dapat semakin lengkap.

Bupati menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi, Parlinsos Digital dan ASTABRATA memiliki arah yang sejalan, yakni memperkuat data sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan.

Karena itu, Taufik mengajak seluruh pihak meninggalkan pola kerja secara sendiri-sendiri dan menyatukan berbagai upaya agar penanganan kemiskinan di Kabupaten Asahan dapat dilakukan dengan lebih efektif. (Harpen)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This