Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Panindoan, Desa Situmba, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), berhasil melakukan panen perdana ikan lele, Selasa (29/9/2026).
Dalam panen perdana tersebut, Pokdakan Panindoan memperoleh sekitar 450 kilogram ikan lele dari enam kolam bundar yang dipanen.
Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, Kepala Dinas Perikanan Tapsel Syaiful AP Nasution, Camat Sipirok Sahruddin Perwira, Kepala Desa Situmba Adam Sobaroh Pane, jajaran Dinas Perikanan Tapsel, penyuluh perikanan, pengurus Pokdakan Panindoan, tokoh masyarakat serta anggota kelompok.
Panen tersebut menjadi hasil awal dari program bantuan Pemerintah Kabupaten Tapsel melalui Dinas Perikanan. Sebelumnya, pemerintah memberikan 10 unit kolam bundar, 10 ribu benih ikan lele serta pakan kepada kelompok pada 16 Juli 2026.
Baca Juga: Sambut HUT Propam Polri ke-24, Personel Propam Polres Tapsel Salurkan Bantuan untuk Warga Situmba
Kepala Dinas Perikanan Tapsel, Syaiful AP Nasution, mengatakan panen dilakukan setelah ikan dipelihara sekitar dua setengah bulan sejak benih ditebar.
Namun, menurutnya, belum seluruh kolam dilakukan panen karena sebagian ikan masih dalam tahap penyortiran dan pembesaran.
“Alhamdulillah, setelah kurang lebih dua setengah bulan, hari ini kita sudah dapat melaksanakan panen sebagian. Hasil panen dari sekitar enam kolam mencapai kurang lebih 450 kilogram,” ujar Syaiful.
Ia menjelaskan, panen perdana tersebut merupakan langkah awal bagi Pokdakan Panindoan untuk mengembangkan usaha budidaya ikan secara berkelanjutan.
Syaiful juga mengingatkan para anggota kelompok untuk melakukan penyortiran ikan secara rutin setiap dua hingga tiga minggu. Langkah tersebut diperlukan agar ikan dapat dikelompokkan berdasarkan ukuran sehingga pertumbuhannya lebih seragam serta mengurangi risiko kanibalisme.
Selain penyortiran, kualitas air kolam juga harus diperhatikan. Penggantian air secara berkala dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ikan.
Menurut Syaiful, air bekas penggantian kolam yang masih bisa dimanfaatkan juga berpotensi digunakan untuk menyiram tanaman. Dengan begitu, budidaya ikan dapat dikembangkan secara terpadu dan lebih ramah lingkungan.
Untuk pemasaran, hasil panen perdana Pokdakan Panindoan sementara ini diserap oleh pedagang atau toke dari Padangsidimpuan.
Pemkab Tapsel, lanjut Syaiful, terus berupaya mendorong agar pemasaran hasil budidaya ikan tersebut semakin luas, termasuk membuka peluang untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu mengapresiasi keberhasilan panen perdana Pokdakan Panindoan. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada panen pertama, tetapi terus dikembangkan sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi anggota kelompok dan masyarakat.
“Karena ini yang pertama, tentu ada pembelajaran dalam prosesnya. Mudah-mudahan panen hari ini menjadi lebih baik dan ke depan hasilnya semakin meningkat,” kata Gus Irawan.
Bupati juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan proses budidaya, mulai dari pemberian pakan, pengelolaan air hingga penyortiran ikan.
Ia mendorong agar hasil budidaya dapat terus dikembangkan melalui pembesaran berikutnya sehingga siklus usaha perikanan tetap berjalan dan menjadi sumber pendapatan masyarakat.
Lihat Juga: Hadiri World Rabies Day 2026 di Medan, Wali Kota Padangsidimpuan Tekankan Pentingnya Vaksinasi dan Edukasi
Gus Irawan juga menyampaikan pentingnya penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor produktif, seperti perikanan, pertanian dan peternakan. Pemkab Tapsel sendiri terus mendorong berbagai program pemberdayaan, di antaranya Seribu Kolam, Seribu Hektare Jagung dan Seribu Kandang Ayam Petelur.
Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus membuka alternatif usaha produktif di desa.
Pemerintah daerah juga mendorong setiap desa agar dapat mengelola potensi dan program pemberdayaan secara efektif. Keberhasilan desa dalam mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat diharapkan menjadi salah satu pertimbangan dalam pemberian dukungan dan insentif kepada desa.
Kepala Desa Situmba, Adam Sobaroh Pane, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Tapsel atas bantuan yang diberikan kepada Pokdakan Panindoan.
Ia berharap bantuan serta pembinaan pemerintah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya anggota kelompok dan warga Kampung Ketapang.
Menurut Adam, panen perdana tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan usaha perikanan berbasis masyarakat di tingkat desa.
“Ke depan, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan dan penggerak ekonomi masyarakat di Tapsel,” harapnya.
Ketua Pokdakan Panindoan, Hasan Siregar, turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah. Ia berharap usaha budidaya ikan lele tersebut dapat terus berlanjut dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi anggota kelompok maupun masyarakat sekitar. (wan)


