Selasa, Oktober 13, 2026

Antisipasi Banjir dan Longsor, Pemko Padangsidimpuan Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana

Must Read

Sidimpuanpos.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana banjir dan tanah longsor melalui edukasi serta simulasi penanggulangan bencana. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan SMA Negeri 8 Padangsidimpuan, Jumat (2/10/2026), dengan melibatkan unsur organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait, TNI, Polri, serta masyarakat.

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Kota Padangsidimpuan, Rahuddin Harahap, yang mewakili Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, mengatakan simulasi tersebut penting untuk membangun kesadaran, kepedulian, serta kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana.

“Hari ini kita melaksanakan simulasi penanganan bencana banjir dan tanah longsor, dalam rangka membangun kesadaran, kepedulian, serta kolaborasi antarinstansi maupun masyarakat,” ujar Rahuddin.

Baca Juga: Wakapolres Tapsel Ajak Warga Amalkan Pancasila dan Jaga Persatuan

Menurutnya, kondisi wilayah Kota Padangsidimpuan perlu diwaspadai karena memiliki potensi terjadinya banjir dan tanah longsor. Untuk itu, kesiapan personel dan masyarakat perlu dibangun sebelum bencana terjadi.

“Kita laksanakan simulasi ini untuk memberikan edukasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam penanganan banjir dan tanah longsor,” katanya.

Rahuddin menegaskan, penanganan bencana membutuhkan sinergitas lintas sektor. Koordinasi antara pemerintah, aparat, instansi terkait, dan masyarakat sangat diperlukan agar respons ketika bencana terjadi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Melalui sinergitas ini, prioritas utama kita adalah menyelamatkan jiwa manusia, melindungi masyarakat, serta memastikan tugas penanganan dapat terlaksana dengan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan edukasi dan simulasi tersebut dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan seluruh unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi bencana di lapangan dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan.

Rahuddin juga mengapresiasi BPBD Kota Padangsidimpuan yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia berharap kesiapsiagaan yang dibangun melalui simulasi dapat memperkuat kemampuan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi potensi banjir maupun tanah longsor.

“Dengan kesiapan dan kerja sama seluruh pihak, penanganan dampak bencana di masyarakat diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dengan tetap mengutamakan keselamatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padangsidimpuan Dedi Iriansyah menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dan tanah longsor merupakan tanggung jawab bersama.

Menurutnya, edukasi dan simulasi menjadi langkah penting untuk memastikan personel memahami tugas serta prosedur penanganan ketika bencana terjadi.

BPBD juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi atau tanda-tanda bencana.

“Kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Melalui simulasi ini, kita ingin memastikan koordinasi, respons dan evakuasi dapat dilakukan dengan cepat serta tetap mengutamakan keselamatan masyarakat,” ungkap Dedi. (Wan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This