Selasa, Oktober 13, 2026

Pisang Kepok Abu Asahan Mulai Dipanen, Hasil Kultur Jaringan Disiapkan Jadi Varietas Unggulan

Must Read

Sidimpuanpos.com, ASAHAN – PT Hijau Surya Biotechindo yang beralamat di Kelurahan Sei Renggas, Kota Kisaran Barat, merupakan salah satu perusahaan mitra Pemerintah Kabupaten Asahan yang sejak 2021 mengembangkan bibit pisang melalui kultur jaringan.

Pengembangan tersebut kini mulai membuahkan hasil. Pisang hasil kultur jaringan dengan varietas Kepok Abu telah ditanam dan dilakukan panen perdana oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., didampingi Plt. Kepala Dinas Pertanian, Lurah Teladan Kecamatan Kota Kisaran Timur serta jajaran PT Hijau Surya Biotechindo.

Panen perdana tersebut berlangsung Minggu (4/10/2026) di area kebun PT Hijau Surya Biotechindo, Kelurahan Teladan.

Direktur PT Hijau Surya Biotechindo Asahan, Budi Chandra, menjelaskan bahwa Pisang Kepok Abu memiliki keunikan pada warna kulit buahnya yang berwarna abu-abu. Kondisi tersebut berbeda dengan pisang kepok pada umumnya yang memiliki kulit berwarna hijau.

“Pisang ini Kepok Abu, warna luarnya abu-abu, sedangkan warna daging buahnya kuning. Teksturnya kenyal dan cocok untuk dibuat kukus, goreng maupun keripik,” ujarnya.

Baca Juga: Desa Ledong Barat Asahan Ukir Prestasi, Raih Nilai 95 dan Masuk Kategori Istimewa dari Tim KPK

Pisang Kepok Abu tersebut selanjutnya direncanakan untuk didaftarkan dan diusulkan pelepasannya bersama Pemerintah Kabupaten Asahan kepada Kementerian Pertanian melalui bidang Perlindungan Varietas Tanaman.

Varietas tersebut diusulkan dengan nama Pisang Kepok Abu Asahan Hijau Surya.

Budi mengatakan, Pisang Kepok Abu telah melalui proses seleksi dan diharapkan dapat didaftarkan serta dilepas bersama Pemerintah Kabupaten Asahan sebagai salah satu varietas yang berasal dari Asahan.

Sementara itu, usai melakukan panen perdana, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan bahwa kualitas Pisang Kepok Abu terlihat baik. Selain memiliki warna kulit yang unik, bagian dalam buah tersebut berwarna kuning.

“Kita lihat secara utuh kualitasnya baik. Dari luar terlihat abu-abu dan dalamnya berwarna kuning sehingga pada saat dimasak, dikukus dan digoreng kandungannya lebih baik,” ujarnya.

Bupati berharap Pisang Kepok Abu tersebut dapat terus dikembangkan dan dibudidayakan sehingga menjadi salah satu potensi pertanian yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.(Harpen)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This