Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Pemerintah Kota Padangsidimpuan memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana banjir dan tanah longsor melalui kegiatan edukasi dan simulasi penanggulangan bencana.
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan SMA Negeri 8 Padangsidimpuan, Jumat (2/10/2026), dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, instansi terkait, TNI, Polri, dinas di lingkungan Pemko Padangsidimpuan serta masyarakat.
Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Kota Padangsidimpuan, Rahuddin Harahap, SH, MH, mengatakan simulasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran, kepedulian dan kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana.
“Hari ini kita melaksanakan simulasi penanganan bencana banjir dan tanah longsor. Kegiatan ini dalam rangka membangun kesadaran, kepedulian, serta kolaborasi antarinstansi maupun masyarakat,” ujar Rahuddin.
Menurutnya, ancaman bencana perlu diantisipasi sejak dini mengingat kondisi wilayah Kota Padangsidimpuan yang memiliki kerawanan terhadap banjir dan tanah longsor. Karena itu, kesiapan personel maupun masyarakat perlu dibangun sebelum bencana terjadi.
“Kita laksanakan simulasi ini untuk memberikan edukasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam penanganan banjir dan tanah longsor. Menilik kontur tanah Kota Padangsidimpuan, wilayah kita memang rawan terhadap bencana banjir dan tanah longsor,” katanya.
Rahuddin menegaskan, sinergitas seluruh pihak sangat diperlukan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara efektif. Dalam setiap upaya penanggulangan bencana, keselamatan masyarakat dan penyelamatan jiwa menjadi prioritas utama.
“Melalui sinergitas ini, prioritas utama kita adalah menyelamatkan jiwa manusia, melindungi masyarakat, serta memastikan tugas penanganan dapat terlaksana dengan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan edukasi dan simulasi tersebut dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan seluruh unsur yang terlibat, mulai dari OPD, instansi terkait, TNI, Polri, jajaran dinas di lingkungan Pemko Padangsidimpuan hingga masyarakat.
Rahuddin juga menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kota Padangsidimpuan yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui simulasi dapat diterapkan dalam penanganan bencana dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan.
Dengan adanya kegiatan ini, kesiapsiagaan seluruh pihak diharapkan semakin kuat sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat dan terkoordinasi apabila bencana terjadi di wilayah Kota Padangsidimpuan.(Galeh)


