Selasa, Oktober 13, 2026

DWP UIN Syahada Padangsidimpuan Dorong Perempuan Berkarya Lewat Tulisan

Must Read

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan terus mendorong pengembangan kreativitas dan literasi perempuan melalui kegiatan menulis.

Upaya tersebut diwujudkan dalam pertemuan bulanan DWP UIN Syahada yang mengangkat tema “Perempuan Berkarya Melalui Tulisan: Mengubah Isi Hati dan Pikiran Menjadi Puisi, Cerita, dan Karya yang Menyentuh”. Kegiatan berlangsung di Aula Biro UIN Syahada, Jumat (9/10/2026).

Pertemuan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan potensi anggota.

Ketua DWP UIN Syahada Padangsidimpuan, Ny. JWS. Rizki Sumper Mulia Harahap, menyampaikan bahwa menulis merupakan salah satu cara bagi perempuan untuk mengekspresikan perasaan, menuangkan gagasan, serta mengabadikan pengalaman menjadi karya yang bermakna.

Menurutnya, setiap perempuan memiliki pengalaman dan cerita berharga yang dapat dibagikan kepada orang lain.

“Pengalaman dalam keluarga, lingkungan kerja, kehidupan sosial, hingga perjalanan pribadi dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan tulisan yang menarik dan bermanfaat,” ujarnya.

Baca Juga: 11 Ormas Islam dan MUI Tapsel Satukan Langkah Bangun Umat

Ia menegaskan, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong anggota DWP agar lebih percaya diri dalam menyampaikan pemikiran dan gagasan melalui karya tulis.

Selain sebagai sarana berekspresi, menulis juga dinilai dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif.

“Melalui tulisan, seseorang dapat menata pikiran, memahami perasaan, serta melihat pengalaman dari sudut pandang yang lebih luas. Karya yang dihasilkan juga dapat menjadi dokumentasi perjalanan hidup sekaligus sumber inspirasi bagi keluarga dan masyarakat,” sebutnya.

Di samping itu, hasil karya juga berpeluang dikembangkan menjadi antologi puisi, kumpulan cerita pendek, artikel, maupun media publikasi lainnya.

Dengan demikian, gagasan dan pengalaman tidak hanya menjadi catatan pribadi, tetapi juga dapat terdokumentasi dan dinikmati oleh khalayak yang lebih luas.

“Melalui tulisan, pengalaman sederhana dapat menjadi pesan bermakna, sedangkan perasaan dan pemikiran dapat tumbuh menjadi inspirasi bagi banyak orang,” pungkasnya.

Sementara itu, materi kegiatan disampaikan oleh narasumber Sylvia Kurnia Ritonga, Lc., M.Sy., yang membahas teknik mengolah perasaan dan pemikiran menjadi karya tulis, termasuk puisi dan cerita pendek.

Dalam pemaparannya, Sylvia menjelaskan bahwa karya tulis yang baik tidak selalu harus menggunakan bahasa yang rumit. Tulisan yang sederhana, jujur, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari justru dapat menyentuh hati pembaca.

“Hal terpenting dalam menulis adalah memiliki gagasan yang jelas, alur yang terarah, serta ketulusan dalam menyampaikan pesan kepada pembaca,” katanya.

Narasumber juga memperkenalkan sejumlah langkah dasar menulis, mulai dari menemukan ide, menentukan tema, memilih sudut pandang, menyusun kerangka tulisan, hingga melakukan penyuntingan.

Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu anggota menghasilkan tulisan yang lebih terstruktur dan mudah dipahami.

Usai pemaparan materi, para peserta mengikuti sesi latihan menulis secara interaktif dengan menuangkan ide dan pemikiran ke dalam tulisan.

Sebagian peserta menghasilkan puisi berdasarkan pengalaman pribadi, sementara lainnya mencoba menyusun cerita pendek bertema keluarga, persahabatan, dan kehidupan sehari-hari.

Lihat Juga: LPON Desak PSSI Pusat Periksa Legalitas Jabatan Arya Sinulingga sebagai Plt Ketua PSSI Sumut

Suasana semakin semarak ketika beberapa peserta mendapat kesempatan membacakan hasil karya mereka. Peserta lainnya memberikan tanggapan dan apresiasi sehingga tercipta suasana belajar yang hangat, terbuka, dan saling mendukung.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta juga belajar bahwa menulis membutuhkan keberanian, ketekunan, dan kemauan untuk terus berlatih.

Setiap karya memiliki keunikan tersendiri sehingga peserta didorong untuk tidak takut melakukan kesalahan maupun merasa minder terhadap hasil tulisannya.

Kritik dan saran yang diberikan selama kegiatan menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas karya.

Terpisah, Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Sumper Mulia Harahap, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan DWP UIN Syahada Padangsidimpuan tersebut.

Menurutnya, selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat berkarya dan mendorong lahirnya tulisan-tulisan inspiratif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rektor menegaskan, kegiatan ini sekaligus memperkuat peran DWP sebagai organisasi yang tidak hanya bergerak di bidang sosial dan kekeluargaan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas dan kualitas anggotanya.

“Pengembangan literasi menjadi salah satu langkah penting dalam membangun perempuan yang kreatif, produktif, serta mampu memberikan kontribusi positif melalui pemikiran dan karya,” katanya.

Ia berharap DWP UIN Syahada Padangsidimpuan terus menjadi wadah pengembangan potensi perempuan, khususnya di bidang literasi, karena perempuan memiliki ruang yang luas untuk berkarya dan menyampaikan gagasan.

“Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tema yang lebih beragam,” harapnya.(wan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Pengajian Jamaah Haji Kloter 19 Padangsidimpuan Bahas Kewajiban Mengqadha Salat

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Jamaah haji Kloter 19 Kota Padangsidimpuan tahun 2023 menggelar pengajian bulanan di Masjid Al Hidayah, Jalan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This