Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Jamaah haji Kloter 19 Kota Padangsidimpuan tahun 2023 menggelar pengajian bulanan di Masjid Al Hidayah, Jalan Sudirman, Untemanis, Kota Padangsidimpuan, Minggu (11/10).
Dalam tausiyahnya, Al Ustaz Hamdan Firdaus, S.Pd.I., mengajak para jamaah menjadikan predikat haji sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kewajiban salat lima waktu.
Ia menyampaikan bahwa seseorang yang telah menunaikan ibadah haji diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, baik dalam lingkungan keluarga maupun kehidupan sosial.
Menurutnya, kemabruran haji tidak hanya diukur dari pelaksanaan rangkaian ibadah di Tanah Suci, tetapi juga tercermin melalui perubahan perilaku, kedisiplinan dalam beribadah, serta kepedulian terhadap sesama setelah kembali ke tanah air.
Salah satu materi yang menjadi perhatian jamaah dalam pengajian tersebut adalah hukum mengganti atau mengqadha salat yang tertinggal.
Ustaz Hamdan menjelaskan bahwa salat yang terlewat karena lupa atau tertidur wajib dikerjakan ketika seseorang ingat atau terbangun.
Selain itu, ia juga membahas persoalan salat yang sengaja ditinggalkan. Menurutnya, terdapat perbedaan pandangan di kalangan ulama mengenai kewajiban mengqadha salat tersebut.
Karena itu, jamaah dianjurkan untuk mendalami persoalan fikih dengan merujuk kepada ulama yang kompeten agar memperoleh pemahaman yang tepat.
Melalui pengajian bulanan ini, jamaah haji Kloter 19 Padangsidimpuan diharapkan terus meningkatkan kualitas ibadah, menjaga kedisiplinan salat lima waktu, serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.(galeh)


