Sidimpuanpos.com – Senyum dan air mata haru mengiringi peresmian Gedung Sekolah Minggu GPI Getsemani di Papua, Rabu (1/7). Bagi anak-anak jemaat, bangunan itu bukan sekadar ruang belajar, melainkan jawaban atas penantian panjang untuk memiliki tempat beribadah yang nyaman.
Selama bertahun-tahun, kegiatan Sekolah Minggu berlangsung di teras gereja, bahkan di teras rumah pendeta. Saat hujan turun, ibadah dan proses belajar kerap terhenti. Kini, harapan itu terwujud setelah Satgas Teritorial Koops TNI Habema membangun gedung permanen di samping Gereja GPI Getsemani melalui kerja sama dengan pengurus gereja dan warga setempat.
Pembangunan dilakukan secara gotong royong, mulai dari peletakan batu pertama hingga bangunan selesai. Gedung tersebut kemudian diresmikan Panglima Komando Operasi TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, yang disambut antusias masyarakat dan anak-anak melalui tarian adat Papua. Pada kesempatan itu, TNI juga menyerahkan bantuan satu unit keyboard untuk menunjang kegiatan ibadah dan pembelajaran.
Baca Juga : 160 Balok Timah Diamankan, Negara Berpotensi Selamatkan Rp1,7 Miliar
Pendeta GPI Getsemani, Pdt. Yohana Picaulima, mengaku bersyukur karena anak-anak akhirnya memiliki tempat yang layak untuk belajar dan bertumbuh dalam iman. Menurutnya, kehadiran gedung tersebut menjadi jawaban atas doa yang selama ini dipanjatkan jemaat.
Sementara itu, Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, mengatakan pembangunan Sekolah Minggu merupakan bagian dari komitmen mendukung percepatan pembangunan di Papua, khususnya melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, dan peninjauan gedung bersama masyarakat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak Papua untuk belajar, beribadah, dan menatap masa depan yang lebih baik.
Sumber : Koops TNI Habema


