Sidimpuanpos.com – Sejumlah wilayah di Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengalami pemadaman listrik akibat kerusakan jumperan Out FCO di kawasan Pasir Matogu, Minggu (27/9/2026).
Pemadaman dilakukan sementara karena petugas PLN harus melakukan pekerjaan emergency untuk memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan. Proses perbaikan tersebut diperkirakan berlangsung sekitar 45 menit.
Di Kota Padangsidimpuan, wilayah yang terdampak pemadaman antara lain Desa Purwodadi, Rutan Salambue, Purbatua, Sigulang, Pijorkoling, Huta Koje, Huta Limbong, Huta Lombang, Huta Padang, Tangsi Tengah, Sidoarjo, Labuhan Labo, Pangkal Dolok, Lopo Ujung, Batang Bahal, Padang Silayu, Labuhan Rasoki, Tarutung Baru dan Sibaganding.
Sementara di Kabupaten Tapsel, gangguan pasokan listrik terjadi di sejumlah wilayah, seperti Aek Lancar, Pangairan Paya Sordang, Manunggang, Goti, Huta Tonga, Pasir Matogu, Bintuju, Muaratais, Pargumbangan, Pangaribuan, Muara Siagian, Pasir Nauli, Janji Mauli, Sidadi, Janji Manaon, Sigalangan, Pintu Padang, Benteng Huraba, Sorik, Bange dan Sipange serta beberapa wilayah lainnya.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pria Bawa 26 Ball Ganja di Pijorkoling, Beratnya Capai 10 Kilogram
Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Padangsidimpuan Kota Lamhot Situmorang melalui Unit Pelayanan Teknis (Yantek) Muhammad Prayogi menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan listrik yang terjadi selama proses penanganan jaringan.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kami sedang berusaha memulihkannya secepatnya,” ujar Prayogi.
Ia menjelaskan, pemadaman dilakukan untuk mendukung proses perbaikan jaringan yang mengalami gangguan. Masyarakat di wilayah terdampak diminta memahami kondisi tersebut selama pekerjaan berlangsung.
“Pemadaman dilakukan sementara untuk mendukung proses perbaikan jaringan hingga pasokan listrik kembali normal,” terangnya.
Di sisi lain, warga yang terdampak berharap perbaikan jaringan dapat segera diselesaikan sehingga aliran listrik kembali normal. Pemadaman disebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk warga yang sedang bekerja maupun menjalankan usaha.
“Kami memahami kalau pemadaman dilakukan karena ada perbaikan jaringan. Yang penting prosesnya cepat dan listrik segera menyala kembali,” ujar salah seorang warga. (Wan)


