Sidimpuapos.com – Panyabungan Timur – Kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah mulai menyelimuti Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Kondisi tersebut merupakan dampak asap lintas wilayah yang berasal dari kebakaran di Riau.
Melihat kondisi itu, Pemerintah Kecamatan Panyabungan Timur mengambil langkah cepat dengan membagikan masker kepada masyarakat sebagai upaya menjaga kesehatan warga di tengah menurunnya kualitas udara.
Pembagian masker dipimpin langsung Camat Panyabungan Timur, Wahyu Hidayat Siregar. Ia bersama jajaran staf, Kepala Puskesmas Gunung Baringin, Kepala KUA, koordinator KB serta Lurah Gunung Baringin turun langsung dalam kegiatan tersebut.
Baca juga: Bupati Gus Irawan Dorong Siswa Tapsel Berprestasi di Tingkat Nasional
Aksi sosial itu dilaksanakan di depan Kantor Camat Panyabungan Timur, Rabu (9/9/2026). Sebanyak 25 kotak masker dibagikan secara gratis kepada pengguna jalan dan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi.
Menurut pemerintah kecamatan, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga dari kemungkinan gangguan kesehatan akibat paparan asap dan kualitas udara yang menurun.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diingatkan agar lebih memperhatikan kesehatan dan berhati-hati ketika melakukan aktivitas di luar rumah selama kondisi kabut asap masih berlangsung.
Lihat Juga: Letnan Minta Persiapan Pembangunan Huntap Segera Dituntaskan
Camat Panyabungan Timur Wahyu Hidayat Siregar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta menjaga kesehatan, terutama saat berada di luar rumah.
“Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi udara seperti sekarang,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Mandailing Natal Mukhsin Nasution menyampaikan bahwa kabut asap yang masuk ke wilayah Madina merupakan kiriman dari kebakaran hutan dan lahan di Riau, Jambi dan Palembang.
Ia mengatakan, pihaknya bersama tim juga telah melakukan langkah antisipasi dengan membagikan masker di sejumlah lokasi.
“Meskipun wilayah Kabupaten Madina hingga saat ini masih bersih dari titik api (hotspot) dan jarak pandang pengguna jalan terpantau dalam kategori aman, kabut asap telah menyebar ke hampir seluruh kecamatan dengan tingkat ketebalan yang bervariasi,” pungkas Mukhsin, Selasa (8/9). (Galeh)


