Sidimpuanpos.com – Aktivitas angkutan umum di Kota Padangsidimpuan terpantau berjalan normal seiring stabilnya harga bahan bakar minyak (BBM).
Layanan transportasi, baik angkutan kota (angkot) maupun becak, tetap beroperasi lancar meski jumlah penumpang belum menunjukkan peningkatan signifikan, Kamis (8/1/2026).
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah angkot masih melayani penumpang ke berbagai rute dalam kota. Kondisi lalu lintas terpantau kondusif tanpa kepadatan penumpang maupun antrean panjang di jalan.
Baca Juga : Pembekalan PLP, Mahasiswa FTIK UIN Syahada Siap Terjun ke Sekolah
Salah seorang sopir angkot, Aldi, menilai kestabilan harga BBM cukup membantu kelangsungan operasional. Namun, ia mengakui jumlah penumpang masih tergolong normal.
“Kalau BBM sekarang sudah aman, kami nggak ada keluhan soal biaya. Tapi penumpang belum ramai, mungkin karena orang masih banyak pakai kendaraan pribadi dan untuk saat ini banyak anak sekolahan yang naik angkot ketika mereka pulang dari sekolah,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Izul, tukang becak yang biasa mangkal di kawasan pasar. Menurutnya, pendapatan harian belum mengalami peningkatan, meski aktivitas tetap berjalan.
“BBM sudah stabil, jadi kami juga nggak terbebani. Penumpang ada, tapi tidak seramai dulu. Yang penting masih bisa jalan,” katanya.
Sementara itu, Rina, seorang pelajar SMA yang menggunakan angkot, mengaku tidak mengalami kendala selama menggunakan transportasi umum.
Lihat Juga : Ternak Ayam Aduan Jadi Pilihan Usaha Pemuda Labusel di Padangsidimpuan
“Angkotnya bersih, sopirnya juga tertib. Tarif sudah normal, jadi saya merasa aman dan nyaman,” ucapnya.
Meski kondisi angkutan umum relatif kondusif, para pengemudi berharap adanya perhatian dari pemerintah, terutama dalam peningkatan fasilitas terminal serta upaya mendorong masyarakat kembali menggunakan transportasi umum.
Dengan harga BBM yang stabil, layanan angkutan umum di Kota Padangsidimpuan diperkirakan tetap berjalan normal. Kenyamanan dan keamanan layanan menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transportasi umum.(SW)


