Sidimpuanpos.com – Harga sejumlah kebutuhan pokok, khususnya cabai dan bawang, mengalami kenaikan cukup signifikan di Pasar Sibuhuan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membuat para pembeli mulai mengeluhkan tingginya harga bahan dapur yang menjadi kebutuhan sehari-hari (20/6/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai merah saat ini mencapai Rp40.000 per kilogram, cabai rawit Rp32.000 per kilogram, dan cabai hijau Rp35.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah dijual Rp44.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, tomat Rp20.000 per kilogram, dan kentang Rp12.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang, Sindi (27), warga Lingkungan IV yang telah berjualan selama empat tahun, mengatakan kenaikan harga cabai sudah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, harga cabai merah yang sebelumnya sekitar Rp28.000 per kilogram kini naik menjadi Rp40.000 per kilogram.
Baca Juga : Desa Marenu Wakili Padang Lawas pada Penilaian PAAR Tingkat Sumut 2026
”Kalau dijual per seperempat kilogram, dulu sekitar Rp7.000 sekarang sudah Rp10.000. Kenaikan ini membuat banyak pembeli mengurangi jumlah belanja mereka,” ujarnya.
Selain cabai, harga tomat juga masih bertahan tinggi. Dalam tiga minggu terakhir, harga tomat tetap berada di atas Rp15.000 per kilogram dan saat ini mencapai Rp20.000 per kilogram.
Kenaikan harga tersebut membuat masyarakat harus mengatur kembali pengeluaran rumah tangga, terutama untuk kebutuhan dapur sehari- hari.
Una (24), salah seorang pembeli, mengaku cukup keberatan dengan kenaikan harga cabai yang terjadi saat ini. Menurutnya, cabai merupakan kebutuhan yang hampir selalu digunakan dalam masakan sehari-hari.
Lihat Juga : Masjid Raya Gunung Tua Jadi Pusat Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Paluta
”Harga cabai sekarang cukup memberatkan. Mau tidak mau tetap dibeli, tapi jumlahnya jadi dikurangi agar pengeluaran tidak terlalu besar,” katanya.
Para pedagang berharap harga kebutuhan pokok, khususnya cabai dan bawang, dapat kembali stabil sehingga daya beli masyarakat tidak semakin menurun. Sementara itu, para pembeli berharap pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia dan harga dapat kembali normal dalam waktu dekat.(fazry)


