Sidimpuanpos.com – Bagi Dedi Burzal, rumah yang kini ditempatinya bukan sekadar bangunan baru, melainkan awal untuk kembali menata kehidupan setelah banjir bandang dan bencana hidrometeorologi merenggut tempat tinggalnya.
“Rumah ini nyaman, fasilitasnya juga lengkap. Kami merasa sangat terbantu karena akhirnya memiliki tempat tinggal yang lebih aman,” ujarnya.
Harapan serupa kini dirasakan puluhan penyintas di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Hingga kini, Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera telah menyelesaikan pembangunan 60 unit hunian tetap (huntap) yang sudah ditempati warga.
Baca Juga : Hari Bhayangkara ke-80, Pujakesuma Padangsidimpuan Apresiasi Pengabdian Polri
Sementara itu, pembangunan kawasan huntap terpadu di Nagari Rambatan yang mencakup 79 unit rumah lainnya terus dikebut dan ditargetkan rampung dalam sekitar dua bulan.
Selain menyediakan tempat tinggal yang layak, pemerintah juga mempercepat pemulihan berbagai infrastruktur penunjang kehidupan masyarakat.
Melalui Kementerian Pekerjaan Umum, sekitar Rp897 miliar dialokasikan untuk memperbaiki jalan, jaringan irigasi, saluran air, dan fasilitas dasar lainnya yang rusak akibat bencana.
Perhatian juga diberikan pada sektor pertanian melalui anggaran sekitar Rp52 miliar untuk rehabilitasi lahan dan jaringan irigasi agar masyarakat dapat kembali bercocok tanam dan menggerakkan perekonomian.
Sementara itu, BNPB bersama BPBD Kabupaten Tanah Datar mengalokasikan sekitar Rp112 miliar untuk membangun dua jembatan, memperbaiki rumah warga yang rusak, serta mendukung pemulihan akses, termasuk jalan nasional di kawasan Lembah Anai yang ditargetkan kembali berfungsi penuh pada akhir Juli 2026.
Upaya mengurangi risiko bencana juga terus dilakukan melalui pembangunan sabo dam. Dari 10 unit yang direncanakan, dua telah selesai dibangun, sedangkan sisanya masih dalam proses pengerjaan untuk membantu mengurangi ancaman banjir bandang di masa mendatang.
Lihat Juga : BRI Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Perkuat Kemitraan dengan Polres Tapsel
Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, percepatan pembangunan hunian, pemulihan infrastruktur, penguatan ekonomi, hingga pembangunan pengendali bencana dilakukan agar warga dapat kembali menjalani kehidupan dengan rasa aman dan penuh harapan.
Sumber : Satgas PRR


