Sidimpuanpos.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polres Padangsidimpuan mengadakan doa bersama lintas agama yang digelar di Aula Pratidina, Mapolres Padangsidimpuan, Jalan SM. Raja, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, pada Jumat (27/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan sarat makna ini turut dihadiri oleh Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, Dandim 0212/Tapsel Letkol Arm. Delli Yudha Adi Nurcahyo, Kajari Dr. Lambok M.J. Sidabutar, Ketua Bhayangkari Cabang Padangsidimpuan Ny. Sarah Wira Prayatna, serta para tokoh agama dari MUI, PGI, dan Yayasan Budha Avalokitesvara.
Dalam sambutannya, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu dan undangan yang turut serta dalam doa bersama lintas agama.
Baca Juga : Polsek SD Hole Salurkan Bansos HUT Bhayangkara ke-79 Secara Door to Door
” Kami berharap kehadiran Bapak/Ibu hari ini bisa menjadi kekuatan moral dan spiritual untuk memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Kota Padangsidimpuan, ” ungkap Kapolres.
Ia juga menuturkan bahwa menjelang perayaan HUT Bhayangkara ke-79, pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang mencakup bakti kesehatan, donor darah, pembangunan sumur bor, serta bakti sosial lainnya.
” Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju upacara puncak HUT Bhayangkara ke-79 yang akan digelar pada 1 Juli 2025 mendatang di Stadion HM Nurdin, ” terangnya.
Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe dalam kesempatan tersebut turut memberikan apresiasi terhadap sinergi yang telah terjalin antara Pemko dan Polres Padangsidimpuan.
Lihat Juga : Rayakan Hari Bhayangkara, Polres Tapsel Renovasi Panti Jompo dan Bantu Warga
“ Kami dari Pemerintah Kota (Pemko) siap memperkuat sinergitas dengan Polri, khususnya Polres Padangsidimpuan dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan di Bumi Dalihan Natolu, ” ujar Letnan Dalimunthe.
Acara ditutup dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh perwakilan dari tiga agama besar yakni Islam, Kristen, dan Budha, sebagai wujud nyata toleransi serta semangat persatuan di tengah keberagaman.(Pan)


