Sidimpuanpos.com – Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Kampung Bukit, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sabtu (13/12/2025).
Enam unit rumah warga hangus terbakar dan satu rumah lainnya terpaksa dirusak untuk mencegah api meluas.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, enam kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Baca Juga : Bupati Tapsel Tinjau Tandihat, Relokasi 186 KK Disiapkan
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 15.00 WIB dan dengan cepat membesar serta merambat ke rumah-rumah di sekitarnya. Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan jarak rumah yang berdekatan membuat api sulit dikendalikan.
Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Beberapa unit mobil pemadam kebakaran Kota Padangsidimpuan bersama aparat kepolisian dan dibantu masyarakat melakukan pemadaman selama sekitar dua jam.
Proses pemadaman sempat terkendala akses jalan sempit dan keterbatasan sumber air.
Untuk memutus jalur api, petugas merusak satu unit rumah yang berada di jalur rambatan api.
Camat Padangsidimpuan Utara Nanda Alfina membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan enam rumah warga hangus terbakar dan satu rumah dibongkar untuk mencegah api merambat di kawasan permukiman padat.
Menurut Nanda, berdasarkan laporan kepala lingkungan setempat, rumah yang terbakar masing-masing milik Sumarto Pakpahan, Binsar Pakpahan, Mak Nurul Samet, Awaluddin, dan Anggara. Sementara rumah yang dirubuhkan merupakan milik Komala Sari.
“ Sumber api pertama kali berasal dari rumah Sunarto Pakpahan, namun belum diketahui apinya berasal dari mana, ” ujar Nanda.
Sementara itu, Kapolres Padangsidimpuan melalui Kasat Reskrim AKP H. Naibaho menyatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
Lihat Juga : Bupati Tapsel Tinjau Tandihat, Relokasi 186 KK Disiapkan
“ Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kami, termasuk mendata para kirbsn dan kerugian yang ditimbulkan, ” ucap Kasat Reskrim.
Pasca kejadian, aparat memasang garis pengaman di lokasi kebakaran. Para korban sementara mengungsi ke rumah kerabat dan posko darurat yang disiapkan pemerintah setempat. Bantuan logistik dan kebutuhan dasar mulai disalurkan kepada para korban.(Pan)


