Selasa, Oktober 13, 2026

Kemnaker dan KLH Dorong Penguatan Kompetensi Teknisi Pendingin Ramah Lingkungan

Must Read

Sidimpuanpos.com — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) terus mendorong pengembangan green jobs sebagai bagian dari upaya mendukung pelindungan lapisan ozon dan penerapan sistem pendinginan yang berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi bagian dari Puncak Perayaan Hari Ozon Sedunia 2026 yang digelar di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (16/9/2026).

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, peralihan menuju ekonomi hijau harus dibarengi dengan kesiapan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan teknologi serta kebutuhan industri. Menurutnya, tenaga kerja tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap aspek lingkungan.

“Momentum Hari Ozon Sedunia ini kita jadikan untuk mengakselerasi kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi transisi hijau. Salah satu yang menjadi lini depan adalah operator dan teknisi reparasi AC serta peralatan pendingin,” kata Yassierli.

Baca Juga: FDIK UIN Syahada Jalin Sinergi Strategis dengan Amelia dalam Gerakan Edukasi dan Rehabilitasi

Ia menjelaskan, teknisi pada bidang refrigerasi dan tata udara (refrigeration and air conditioning/RAC) perlu mempunyai kompetensi yang memadai. Hal itu penting agar mereka dapat mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memahami aspek lingkungan dalam melaksanakan pekerjaannya.

Karena itu, Kemnaker bersama KLH/BPLH terus melakukan pengembangan terhadap standar dan materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan.

“Bagaimana memilih, mengoperasikan, termasuk bagaimana zat-zat yang berbahaya terhadap lingkungan tidak lagi digunakan. Ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia secara global untuk mengurangi kerusakan ozon,” ujarnya.

Yassierli menambahkan, kerja sama Kemnaker dan KLH/BPLH dalam meningkatkan kapasitas tenaga kerja bidang RAC telah berlangsung sejak 2017.

Kolaborasi tersebut meliputi pemutakhiran Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), penyusunan kurikulum dan skema pelatihan, hingga penguatan kompetensi tenaga kerja.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis hibah 99 unit peralatan pelatihan RAC dari KLH/BPLH kepada Kemnaker.

Peralatan itu nantinya digunakan untuk mendukung kegiatan pelatihan di 14 BBPVP/BPVP yang tersebar mulai dari Aceh hingga Sorong.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengatakan, peningkatan kompetensi teknisi diperlukan agar penggunaan teknologi pendingin dapat dilakukan secara aman sekaligus mengikuti perkembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

“Karena sekarang teknologinya sudah baru, maka perlu pelatihan ulang. Kemnaker menyediakan tempat untuk melatih tenaga kerja, sementara kami menyediakan peralatannya,” kata Jumhur.

Menurut Jumhur, tenaga kerja hijau merupakan tenaga kerja yang dalam menjalankan pekerjaannya turut memperhatikan upaya mengurangi emisi serta dampak terhadap lingkungan. (Humas Kemnaker)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Patroli Sat Samapta Polres Padangsidimpuan, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Jaga Kamtibmas

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Satuan Samapta Polres Padangsidimpuan melaksanakan patroli...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This