Rabu, Oktober 14, 2026

Krisis BBM Picu Kemacetan dan Keluhan Warga

Must Read

Sidimpuanpos.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang hampir dua minggu berlangsung terus memicu keresahan warga Tabagsel.

Antrean panjang di SPBU meluber hingga badan jalan, menimbulkan kemacetan dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Warga harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memperoleh beberapa liter bensin. Tidak sedikit kendaraan mogok di tengah jalan karena kehabisan BBM sebelum mencapai SPBU.

Baca Juga : Posko PDM Padangsidimpuan Salurkan Bantuan ke Daerah Terdampak

Pantauan di berbagai SPBU di Padangsidimpuan menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter, terutama dari pengemudi, sopir angkutan, dan pekerja harian.

Arman, warga Sidimpuan, mengeluhkan situasi tersebut. “Sudah hampir dua minggu begini. Setiap hari antre berjam-jam, tapi kadang pas giliran malah habis. Kami sangat keberatan, karena aktivitas menjadi sangat terbatas,” ujarnya.

Meski Pemkot Padangsidimpuan mengimbau masyarakat tetap tenang, banyak warga merasa kondisi semakin berat.

Lihat Juga : Asesmen Sumatif MTs Muhammadiyah 22 Alami Penyesuaian Jadwal

Umar, seorang pengemudi, mengatakan, “Antre bisa berjam-jam dan belum tentu kebagian bensin, kalau mau beli ketengan bisa mencapai 30 ribu per liter. Orang lagi susah dibuat tambah susah,” keluhnya.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi krisis BBM ini. Perbaikan akses jalan yang menghambat distribusi BBM juga dinilai mendesak agar aktivitas ekonomi tidak semakin lumpuh.(AG)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Syamsul Lubis Ajak Sekolah Budayakan Siaga Bencana, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Kesiapsiagaan menghadapi bencana di lingkungan pendidikan perlu dibangun secara sistematis dan berkelanjutan. Sekolah tidak hanya menjadi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This