Selasa, Oktober 13, 2026

Kue Talam Ketan Merah Tetap Jadi Primadona Kuliner di Padangsidimpuan

Must Read

Sidimpuanpos.com – Di tengah gempuran aneka jajanan kekinian, Kue Talam Ketan Merah tetap kokoh sebagai salah satu primadona kuliner tradisional di Kota Padangsidimpuan (27/01/2026).

Penganan yang memadukan lapisan ketan merah yang kenyal di bagian bawah dan lapisan santan putih yang gurih di atasnya ini selalu menjadi incaran warga, terutama sebagai teman minum teh di pagi atau sore hari.

Kue talam ketan merah khas SidImpuan dikenal memiliki tekstur yang pas—tidak terlalu lembek namun tetap lembut di mulut. Penggunaan ketan merah asli tanpa pewarna buatan memberikan cita rasa otentik dan aroma yang menggugah selera.

Baca Juga : Polres Padang Lawas Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 5,36 Gram Barang Bukti

Kelezatan kue ini diakui oleh banyak warga lokal, salah satunya adalah Ibu Risma (38) yang sering membeli jajanan ini di pasar tradisional.

“Dari dulu sampai sekarang, kue talam ketan merah ini tidak pernah membosankan. Perpaduan manis dari ketan merah dan gurih santannya pas sekali. Selain enak, rasanya juga bikin kenyang. Anak-anak di rumah juga suka sekali kalau dibelikan ini,” ungkap Risma.

Senada dengan itu, seorang warga lainnya, Aris (42), menyebutkan bahwa kue ini merupakan simbol keramahan di acara-acara keluarga.

Kalau ada tamu atau acara arisan, kue talam ini wajib ada. Rasanya sudah melekat dengan lidah orang Sidempuan. Jajanan modern memang banyak, tapi yang tradisional seperti ini punya tempat sendiri,” tambahnya.

“Kalau ada tamu atau acara arisan, kue talam ini wajib ada. Rasanya sudah melekat dengan lidah orang Sidempuan. Jajanan modern memang banyak, tapi yang tradisional seperti ini punya tempat sendiri,” tambahnya.

Di sisi lain, para penjual kue tradisional di pusat pasar dan pinggir jalan pun merasakan berkahnya. Kak Rahma, seorang pedagang kue di kawasan Pasar Sangkumpal Bonang, menjelaskan bahwa permintaan kue talam ketan merah selalu stabil.

Lihat Juga : Beragam Jajanan Pagi, Lapangan Merdeka Padang Lawas Dipadati Warga

“Alhamdulillah, peminatnya tidak pernah sepi. Kunci supaya orang balik lagi itu ada pada bahannya. Saya harus pastikan santannya kental dan ketan merahnya berkualitas supaya lapisannya tidak gampang pecah. Meskipun harga bahan pokok sering naik, kami tetap berusaha jaga rasa supaya pelanggan tidak kecewa,” tutur Kak Rahma.

Hingga saat ini, kue talam ketan merah masih sangat mudah ditemukan di gerai-gerai kue subuh maupun pasar tradisional di Kota Padangsidimpuan. Harganya yang terjangkau menjadikannya jajanan yang merakyat dan terus bertahan melintasi berbagai generasi.(Dani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This