Sidimpuanpos.com – Memasuki pertengahan pelaksanaan Ramadhan Fair 2026, jumlah pengunjung di lokasi bazar dilaporkan mulai mengalami penurunan.
Kondisi ini membuat sejumlah pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) khawatir karena berpotensi menimbulkan kerugian akibat menurunnya daya beli masyarakat, Senin (23/2/2026).
Sepinya pengunjung diduga disebabkan oleh kurangnya kegiatan atau hiburan yang mampu menarik minat masyarakat untuk datang ke lokasi Ramadhan Fair. Akibatnya, suasana bazar yang sebelumnya ramai kini terlihat lebih lengang dibandingkan hari-hari awal pelaksanaan.
Baca Juga : GOR Bercahaya Jadi Sentra Kegiatan Olahraga dan Sosial di Padang Lawas
Seorang pedagang AN (28) mengatakan kalau sedang hujan banyak pedagang yang tidak datang atau pengujung, tergantung cuaca juga, disini mulai sepi kemungkinan masyarakat lain ingin mencoba beli jajanan lain diluar lapangan ini, karena masih banyak lapak/jualan, bukan hanya disini saja.
Salah satu pengunjung, Aldi (22), menilai berkurangnya minat masyarakat kemungkinan karena faktor kejenuhan serta harga beberapa produk yang dianggap relatif mahal.
”Sepertinya mulai sepi karena orang sudah tidak penasaran lagi, dan mungkin juga harga di sini terasa mahal bagi sebagian pengunjung. Mudah- mudahan Ramadhan Fair ini jangan sampai sepi dan tetap ramai supaya bisa membantu usaha UMKM di Padang Lawas,” ujarnya
Lihat Juga : Kondisi Jalan Pejuang XLV di Bangun Raya Dikeluhkan Warga
Para pelaku usaha dan pengunjung berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan jumlah kegiatan atau menghadirkan berbagai event bernuansa Islami untuk kembali menarik minat masyarakat. Penambahan acara hiburan, lomba, maupun kegiatan keagamaan dinilai dapat menghidupkan kembali suasana Ramadhan Fair.
Dengan adanya peningkatan kegiatan, diharapkan Ramadhan Fair tetap ramai hingga akhir pelaksanaan serta mampu mendukung pertumbuhan dan keberlangsungan ekonomi pelaku UMKM di Padang Lawas.(Fazry)


