Sidimpuanpos.com – Pemerintah Kota Padangsidimpuan berpartisipasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 yang dilaksanakan di Surabaya pada tanggal 7 hingga 10 Mei 2025. Mengusung tema “Dari APEKSI untuk NEGERI,” Munas ini dihadiri oleh para kepala daerah dari seluruh wilayah Indonesia.
Acara Munas VII APEKSI 2025 diawali dengan Gala Dinner yang diadakan di Taman Surya, halaman Balai Kota Surabaya.
Kegiatan ini bertujuan sebagai forum silaturahmi bagi para kepala daerah serta delegasi dari berbagai kota.
Baca Juga : Dinas PPPA Beri Pendampingan Psikologis Terhadap Anak Korban Pelecehan Seksual di Padangsidimpuan
Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VII APEKSI dilaksanakan di Convention Hall Grand City Surabaya. Selain itu, berbagai kegiatan lain turut menyemarakkan acara ini, antara lain Program Wanita yang diikuti oleh istri-istri kepala daerah, penanaman pohon di Taman Suroboyo sebagai bagian dari inisiatif pelestarian lingkungan, serta Karnaval Budaya yang menampilkan keragaman seni dan budaya dari berbagai daerah. Acara ini ditutup di Exhibition Hall Grand City.
Dalam Musyawarah Nasional ini, para peserta turut membahas sejumlah isu krusial yang berkaitan dengan pembangunan daerah, peningkatan mutu pelayanan publik, serta penguatan kolaborasi antar kota. Berbagai sesi diskusi dan forum diselenggarakan untuk saling bertukar pengalaman dan solusi terhadap tantangan yang dihadapi oleh masing-masing daerah.
Lihat Juga : Resahkan Warga, Polres Padangsidimpuan Gercep Amankan ODGJ di Konter HP
Lebih lanjut, Munas VII APEKSI ini juga berfungsi sebagai platform untuk memperkuat komitmen kolektif dalam pelestarian lingkungan, yang diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon. Para kepala daerah secara simbolis melakukan penanaman pohon sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.
Munas VII APEKSI Surabaya 2025 merupakan sebuah kesempatan krusial bagi pemerintah kota untuk tidak hanya memperkuat hubungan antar daerah, tetapi juga untuk secara kolektif merumuskan strategi dalam mencapai tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkelanjutan.(Samsul)


