sidimpuanpos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap program percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat. Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumut, Surya, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Percepatan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono. Rakor tersebut digelar secara virtual dan diikuti Wagub dari ruang kerjanya di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Medan, Jumat (20/6).
“Kami tentu sangat mendukung program percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah ini guna mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Wagub Surya.
Baca Juga : Bupati Padang Lawas Hadiri Peringatan HUT ke-75 Kodam I/Bukit Barisan di Medan
Monitoring ini menjadi bagian dari evaluasi dan upaya percepatan pelaksanaan program, yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Melalui perluasan areal tanam dan optimalisasi lahan, diharapkan produksi pangan dapat terus ditingkatkan.
Data dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumut mencatat, pada 2025 terdapat total lahan rawa seluas 33.945 hektare yang ditargetkan untuk optimalisasi. Dari jumlah tersebut, konstruksi sudah dilaksanakan di 11.509 hektare, sementara sisanya seluas 22.436 hektare masih dalam tahap pelaksanaan.
Selain itu, Pemprov Sumut juga telah melaksanakan Survei Investigasi dan Desain (SID) untuk lahan non-rawa di 18 kabupaten/kota dengan luas mencapai 15.811 hektare. Untuk cetak sawah, enam kabupaten telah mengusulkan SID dengan total luas lahan mencapai 6.000 hektare.
Lihat Juga : Kantah Padangsidimpuan Laksanakan Proses Legalitas Sertifikat Tanah Hilang
Namun demikian, beberapa usulan masih menunggu proses pemenuhan persyaratan teknis karena terdapat irisan dengan kawasan hutan dan Hak Guna Usaha (HGU). Saat ini, Pemprov masih menunggu usulan CP/CL (Calon Petani/Calon Lahan) terbaru dari pemerintah kabupaten.
“Diharapkan semua proses ini dapat berjalan lancar demi mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional,” tambah Surya.
Sebelumnya, Wamentan Sudaryono menegaskan pentingnya percepatan administrasi dalam anggaran pengolahan lahan, baik untuk lahan pasca-optimalisasi (Opla) maupun perluasan lahan pertanian.
Baca Juga : Puluhan Massa PMII Madina Tuntut Kapolres Tutup Tambang Ilegal
Ia juga mendorong gubernur dan bupati untuk segera menerbitkan dokumen administrasi seperti SK KPA dan mendukung pelaksanaan kegiatan secara aktif.
“Penyelesaian kontrak konstruksi tidak perlu menunggu seluruh SID selesai. Laksanakan secara parsial sesuai dengan SID yang telah rampung,” tegasnya.
Turut mendampingi Wagub dalam Rakor tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Rajali. Hadir pula secara daring, Sekjen Kementerian Pertanian Ali Jamil dan Plt. Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Husnain. (Lely)


