Sidimpuanpos.com – Polres Padangsidimpuan, melalui Satuan Binmas, melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan narkoba di tingkat pendidikan dasar di seluruh Kota Padangsidimpuan. Kegiatan ini bertujuan sebagai langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari risiko penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 27 Mei 2025, pukul 15.00 WIB, bertempat di Aula SMK Negeri 2 Padangsidimpuan. Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 190 peserta, yang terdiri dari siswa kelas 5 SD serta guru pendamping dari berbagai sekolah dasar di Kota Padangsidimpuan.
Sebagaimana disampaikan oleh Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Wira Prayatna, melalui Kasi Humas, AKP K. Sinaga, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan penyuluhan yang secara rutin dilaksanakan oleh pihak kepolisian. Tujuan dari program ini adalah untuk mengurangi angka penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan pelajar.
Baca Juga : Kadispora Sumut Bantah Intimidasi dan Penggiringan di Rakor Pramuka
“Kami memandang pentingnya edukasi sejak dini tentang bahaya narkoba. Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi. Maka, kegiatan sosialisasi ini menyasar langsung ke satuan pendidikan dasar,” jelas AKP K. Sinaga kepada media, Rabu (28/5).
Materi disampaikan oleh narasumber, Brigpol Olivia Karo-Karo, yang memberikan penjelasan mendalam mengenai berbagai jenis narkoba, dampak negatif yang ditimbulkan terhadap kesehatan fisik dan masa depan anak-anak, serta langkah-langkah yang dapat diambil oleh sekolah dan orang tua untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan disertai antusiasme yang tinggi dari para peserta. Siswa-siswa menunjukkan keaktifan dalam bertanya, sementara para guru memberikan sambutan positif terhadap program ini.
Lihat Juga : Wujudkan Ketahanan Pangan, Polres Padangsidimpuan Panen Raya Jagung di Desa Siloting
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami berharap ke depannya lebih sering diadakan pembinaan seperti ini, agar anak-anak kami makin sadar dan terlindungi dari bahaya narkoba,” ujar salah satu guru peserta sosialisasi. (Pan)


