Rabu, Oktober 14, 2026

PTAR Gandeng BBPVP Medan Tingkatkan SDM, Diikuti 32 Peserta

Must Read

Sidimpuanpos.com – Sebanyak 23 peserta terpilih dari Batang Toru dan Muara Batang Toru, Tapanuli Selatan, menunjukkan kreativitas mereka dalam Lomba Memasak Martabe Food Court yang diselenggarakan oleh PT Agincourt Resources pada Senin, 2 Juni 2025. Acara ini menawarkan total hadiah sebesar Rp 22,5 juta serta kesempatan untuk menjadi pengelola gerai dan koki utama di pusat kuliner yang akan segera dibangun. Inisiatif ini mendapatkan dukungan positif dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, yang menilai bahwa kegiatan ini dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat setempat.

Rahmat Lubis, General Manager Operations & Deputy Director Operations PT Agincourt Resources, menekankan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menciptakan model bisnis yang mandiri dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan prinsip Living in Harmony, yang bertujuan untuk menyeimbangkan operasional perusahaan dengan pembangunan sosial masyarakat.

“Kami ingin menciptakan model bisnis yang bisa diwariskan, dikelola mandiri, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Inisiatif tersebut dirancang untuk menjadi ruang tumbuh pelaku wirausaha lokal,” ujarnya.

Baca Juga : Malam Ini Indonesia vs Jepang, Ini Susunan Pemain

Pada tahun 2024, PT Agincourt Resources (PTAR) telah menjalin kemitraan dengan 56 pelaku usaha lokal di Tapanuli Selatan, dengan total nilai transaksi mencapai USD 9,2 juta. Inisiatif seperti lomba memasak dan pelatihan teknisi pendingin udara merupakan manifestasi nyata dari upaya PTAR dalam mendorong perkembangan wirausaha baru di luar sektor pertambangan.

Zulfahmi, Kepala Dinas Perindustrian Tapanuli Selatan, berpendapat bahwa kegiatan Lomba Memasak Martabe Food Court dapat meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal melalui pengembangan kapasitas para pelaku usaha. Di sisi lain, Novita Sari Wahyuni, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UKM Tapanuli Selatan, berharap agar para peserta dapat menyebarkan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di sekitarnya.

“Bayangkan kalau chef-chef lokal ini bisa melatih ibu-ibu PKK, remaja putri, atau pelaku UMKM lainnya. Dampaknya akan besar sekali,” kata Novita.

Adrian Saputra, pemenang Juara I dalam kategori Koki yang berasal dari Kelurahan Aek Pining, menyatakan bahwa kompetisi ini merupakan langkah signifikan bagi para pelaku industri kuliner lokal untuk terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka.

“Terima kasih kepada PTAR atas peluang ini. Semoga kegiatan seperti ini makin sering digelar agar lebih banyak UMKM bisa berkembang,” ujarnya.

Sebagai hasil dari kemenangannya, Adrian akan menjabat sebagai koki di Dapur Utama Martabe Food Court, sedangkan para pemenang peringkat 1 hingga 3 dalam kategori Dessert dan Snack akan mengisi stan di area kuliner tersebut.

Pelatihan Vokasi untuk Tenaga Kerja Muda

Sejalan dengan pengembangan sektor kuliner, PT Agincourt Resources (PTAR) juga melaksanakan program pelatihan vokasi yang berkolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan.

Christine Pepah, Senior Manager Community PT Agincourt Resources, menginformasikan bahwa sebanyak 32 peserta yang berasal dari 15 desa di sekitar area tambang, yang terletak di Kecamatan Batang Toru dan Kecamatan Muara Batang Toru, mengikuti pelatihan mengenai instalasi listrik rumah tangga serta perawatan sistem pendingin udara (AC) di Medan. Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 21 April hingga 23 Mei 2025 dan dilengkapi dengan uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Balai Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menjamin mutu lulusan.

Lihat Juga : Semarak HUT Bhayangkara ke-79, Polres Padangsidimpuan Gelar Aksi Bersih dan Cat Pos Lantas

“Pelatihan ini adalah bagian dari strategi kami mencetak tenaga kerja muda yang terampil dan siap bersaing di dunia kerja. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi pekerja, tapi juga pengusaha yang menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.

Kepala BBPVP Medan, Faried Abdurahman Nur Yuliono, mengidentifikasi program ini sebagai ilustrasi konkret dari kerjasama antara sektor industri dan pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Selain belajar keterampilan teknis, peserta juga dibekali soft skills dan etika kerja sebagai bekal menghadapi dunia profesional,” ujarnya.(Adi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Syamsul Lubis Ajak Sekolah Budayakan Siaga Bencana, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

Sidimpuanpos.com, PADANGSIDIMPUAN – Kesiapsiagaan menghadapi bencana di lingkungan pendidikan perlu dibangun secara sistematis dan berkelanjutan. Sekolah tidak hanya menjadi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This