Selasa, Oktober 13, 2026

Sekolah Lima Hari di Sumut akan Diterapkan Tahun Ini

Must Read

Sidimpuanpos.com – Dalam upaya untuk mengatasi masalah tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta keterlibatan pelajar dalam geng motor, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pendidikan Sumatera Utara akan mengimplementasikan sistem pendidikan lima hari dalam satu minggu, yang akan mulai berlaku pada tahun ajaran baru 2025/2026.

Pernyataan mengenai kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, pada hari Senin, 2 Juni 2025, di kantornya yang terletak di Jalan Cik Ditiro, Medan.

Ia menyatakan bahwa program sekolah lima hari merupakan instruksi langsung dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang sejalan dengan visi dan misi kepemimpinan provinsi tersebut. Selain berfungsi untuk mencegah tindakan tawuran, geng motor, dan penyalahgunaan narkoba, program ini juga diyakini dapat berkontribusi pada peningkatan sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Utara.

Baca Juga : Wabup Palas Hadiri Panen Padi yang Dikelola Dinas Pertanian dan Ketapang

“Akan langsung diterapkan pada tahun ajaran baru 2025-2026,” ucap Alex.

Ia mengemukakan bahwa program ini merupakan salah satu inovasi utama dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara dalam mewujudkan kolaborasi Sumut Berkah, dengan tujuan untuk menjadikan provinsi ini unggul, maju, dan berkelanjutan.

“Dengan belajar selama lima hari, tentu akan menekan tingginya angka tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan aktivitas geng motor di kalangan pelajar,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pada hari Sabtu dan Minggu, para siswa cenderung menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga mereka. Diharapkan, hal ini dapat memperkuat pengawasan orang tua serta membentuk karakter anak sejak usia dini. Di samping itu, penerapan proses belajar selama lima hari juga diharapkan dapat mendorong perkembangan sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Utara.

“Pengawasan keluarga sangat penting, karena tumbuh kembang anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga,” jelasnya.

Selanjutnya, Alex mengemukakan bahwa sistem pembelajaran yang diterapkan dari Senin hingga Jumat ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

“Generasi Sumut tidak hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental, santun secara moral, dan kaya secara kultural,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa implementasi program sekolah lima hari ini merupakan dasar yang krusial bagi perkembangan pendidikan di Sumatera Utara di masa yang akan datang.

Lihat Juga : Sahari Gultom, Kini Jadi Pelatih Sepakbola Spobnas Dispora Sumut

“Ini selaras dengan visi nasional Indonesia Emas 2045. Sebuah aksi nyata dari visi Gubernur dan Wakil Gubernur yang juga terkoneksi dengan kebijakan Kemendikbudristek,” terangnya.

Program ini akan mulai diterapkan secara serentak pada seluruh SMA, SMK, dan SLB di Sumatera Utara mulai akhir Juli 2025. “Bulan tujuh akhir akan dimulai,” tutup Alex.(Saleh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

Bupati Labusel Hadiri Musda IV Golkar 2026, Romadhon Nasution Kembali Terpilih Aklamasi

Sidimpuanpos.com, LABUHANBATU SELATAN – Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Kabupaten Labuhanbatu...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This