Sidimpuanpos.com – Apa yang terjadi jika dua sahabat alumni PPLP Sumut Ipunk sapaan akrab Kadispora Sumut M. Mahfullah Pratama Daulay, S.STP., M.AP dan Sahari Gultom sang Legenda Sepakbola Nasional bertemu ? Jawabannya adalah kolaborasi untuk mengabdi pada dunia olahraga di Sumatera Utara, dunia yang mereka geluti sejak remaja.
Sahari Gultom, seorang pemain sepak bola yang memiliki spesialisasi sebagai penjaga gawang, telah berkarier di berbagai klub seperti PSMS, PSDS Deli Serdang, Bandung Raya, PSM Makassar, dan Persiraja. Menariknya, ia juga pernah menjadi atlet sepak bola di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumatera Utara angkatan 1992, di mana ia berlatih bersama Ipunk, yang pada saat itu merupakan atlet lari jarak jauh. Saat ini, keduanya kembali bersinergi untuk memberikan kontribusi kepada PPLP serta memajukan olahraga di Sumatera Utara.
Dalam kapasitasnya sebagai pelatih sepak bola, Ucok, yang dikenal dengan penampilannya yang botak, telah berpartisipasi dalam tim pelatih nasional sejak tahun 2018 hingga 2024. Ia berkolaborasi dengan pelatih Shin Tae-Yong di tim nasional Indonesia pada tahun 2019, serta bersama Bimasakti dalam melatih tim nasional U-17. Selain itu, ia juga berperan sebagai pelatih timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023, di mana tim tersebut berhasil meraih medali emas setelah menunggu selama 32 tahun. Ucok juga terpilih sebagai salah satu pelatih penjaga gawang yang dipilih oleh Indra Sjafri untuk memperkuat tim nasional Indonesia.
Baca Juga : Koramil 01 Batangtoru GSN, Pelaku Diduga Kabur dan 4,30 Sabu Diamankan
Dalam kunjungannya ke markas SPOBNAS Sumut yang terletak di UPTD Kebakatan Olahraga Medan Sunggal, pada hari Senin, 2 Juni 2025, Sahari Gultom, bersama sejumlah alumni PPLP Sumut, termasuk Deliana Sembiring, Darma Riyadi, M. Syafi’i, dan Zul Iskandar, menyatakan komitmennya untuk berkontribusi sebagai pelatih tim sepakbola di SPOBNAS Dispora. Meskipun imbalan yang diterima sebagai pelatih di SPOBNAS Dispora tergolong rendah jika dibandingkan dengan honor yang diperoleh saat melatih tim nasional, Ucok tetap menunjukkan kesediaan untuk mengabdi. “Ini merupakan bagian dari pengabdian dan kecintaan saya terhadap dunia sepakbola di Sumatera Utara, khususnya terhadap institusi yang telah berperan dalam mengembangkan karier saya di bidang sepakbola,” ungkapnya.
Dalam kunjungannya ke markas SPOBNAS Sumut yang terletak di UPTD Kebakatan Olahraga Medan Sunggal, pada hari Senin, 2 Juni 2025, Sahari Gultom, bersama sejumlah alumni PPLP Sumut, termasuk Deliana Sembiring, Darma Riyadi, M. Syafi’i, dan Zul Iskandar, menyatakan komitmennya untuk berkontribusi sebagai pelatih tim sepakbola di SPOBNAS Dispora. Meskipun imbalan yang diterima sebagai pelatih di SPOBNAS Dispora tergolong rendah jika dibandingkan dengan honor yang diperoleh saat melatih tim nasional, Ucok tetap menunjukkan kesediaan untuk mengabdi. “Ini merupakan bagian dari pengabdian dan kecintaan saya terhadap dunia sepakbola di Sumatera Utara, khususnya terhadap institusi yang telah berperan dalam mengembangkan karier saya di bidang sepakbola,” ungkapnya.(Saleh)


