Sidimpuanpos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hingga kini, tercatat 3.211 BUMDes di Sumut, namun baru 22 unit berstatus maju, sementara 1.890 perintis, 1.112 pemula, dan 187 berkembang.
Kepala Dinas PMD Dukcapil Sumut, Parlindungan Pane, menegaskan pentingnya peran desa dalam menopang perekonomian daerah.
“Kita terus mendorong peningkatan perekonomian desa melalui BUMDes. Kita tidak ingin desa-desa kita seperti di Jepang atau Korea Selatan yang ditinggalkan warganya, asetnya dijual murah bahkan gratis. Padahal desa kita memiliki peran krusial dalam perekonomian,” kata Parlindungan Pane saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (8/4/2026).
Untuk meningkatkan kinerja BUMDes, Pemprov Sumut akan melatih sekitar 400 pengurus pada tahun ini, mencakup aspek manajerial, keuangan, dan pemasaran.
Baca Juga : Pemprov dan Pemda Kompak Dorong Bank Sumut ke KBMI 2
“Kita juga akan membentuk Klinik BUMDes Naik Kelas, baik secara daring maupun luring, dengan melibatkan para ahli sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, sehingga pendapatan desa dapat meningkat,” ujarnya.
Selain itu, penguatan tata kelola desa juga dilakukan melalui kerja sama dengan Kejaksaan dalam program Jaksa Masuk Desa guna meningkatkan kesadaran hukum dan administrasi.
“Tiap tahun desa kita mendapat dana desa. Pemerintah ingin itu menjadi pemacu kemandirian desa, taat administrasi dan hukum. Kita bekerja sama dengan Kejaksaan melalui program Jaksa Masuk Desa. Kami harap pengurus desa menanggapi ini secara positif, karena kita tidak ingin desa-desa terus stagnan dari tahun ke tahun,” jelasnya.
Parlindungan menambahkan, penguatan BUMDes membutuhkan kolaborasi lintas pihak karena merupakan upaya jangka panjang.
Baca Juga : Dapur MBG Gunungtua Jae Segera Beroperasi, Siap Layani 2.500 Penerima
“Kita terus menjalin kerja sama dan meningkatkan kolaborasi dengan berbagai lembaga dan organisasi. Ini bukan pekerjaan yang mudah,” pungkasnya.(Ali)


