Selasa, Oktober 13, 2026

Warga Bener Meriah Apresiasi Perbaikan Jembatan Enang-Enang

Must Read

Sidimpuanpos.com – Masyarakat Bener Meriah menyambut lega langkah pemerintah yang bergerak cepat memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang di Kampung Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Aceh.

Jembatan yang sebelumnya dipertahankan melalui swadaya warga itu menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari masyarakat, sehingga kepastian penanganan dari pemerintah disambut penuh rasa syukur.

Tokoh masyarakat Enang-Enang, Syahrial, mengatakan respons cepat Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memberikan harapan baru bagi warga. Menurutnya, hasil pertemuan bersama pemerintah menunjukkan komitmen nyata dalam memperbaiki konektivitas di kawasan tersebut.

Baca Juga : Wali Kota Letnan Dalimunthe Jalin Sinergitas dengan Yayasan Nurul Ilmi

Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan tiga program utama, yakni pelebaran dan pengaspalan Jalan Werlah-Simpang Lancang menjadi enam meter, pembangunan dua jembatan, serta pembangunan satu jembatan layang. “Alhamdulillah, perencanaannya sangat luar biasa,” ujar Syahrial saat berdialog dengan Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian, Selasa (7/7/2026) malam.

Syahrial juga mengapresiasi keputusan pemerintah yang tetap mempertahankan fungsi Jembatan Enang-Enang sembari menyiapkan solusi permanen. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah dan Kementerian Pekerjaan Umum menjadi bukti perhatian negara terhadap kebutuhan masyarakat. Atas nama warga, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia atas kepedulian tersebut.

Sementara itu, Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian menjelaskan penanganan dilakukan melalui tiga langkah yang berjalan bersamaan. Pertama, memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang agar tetap dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Kedua, memperlebar sekaligus mengaspal jalan alternatif Werlah menjadi enam meter, disertai pembangunan dua jembatan permanen yang ditargetkan dimulai tahun ini. Ketiga, membangun jembatan bentang panjang sekitar 300 meter sebagai solusi jangka panjang yang diharapkan menjadi ikon baru Tanah Gayo.

Menurut Tito, untuk sementara Jembatan Enang-Enang hanya dapat dimanfaatkan kendaraan ringan setelah proses penguatan selesai. Kendaraan berat seperti truk masih belum diizinkan melintas demi menjaga faktor keselamatan.

Lihat Juga : Marini Yuliana Hutabarat Jabat Ketua GAMKI Padangsidimpuan

Ia menambahkan, pembangunan jalan alternatif beserta dua jembatan permanen telah dialokasikan dengan anggaran sekitar Rp100 miliar dan direncanakan dikerjakan tahun ini. Adapun pembangunan jembatan bentang panjang diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp700 miliar, dimulai pada 2027 dan ditargetkan rampung dalam waktu tiga tahun.

Tito menegaskan pemerintah berkomitmen menghadirkan solusi yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada warga yang selama ini bergotong royong menjaga agar akses penghubung tetap bisa digunakan. Menurutnya, semangat kebersamaan masyarakat menjadi modal penting yang kini diperkuat dengan dukungan pemerintah melalui pembangunan infrastruktur yang lebih baik.

Sumber : Satgas PRR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Latest News

173 Warga Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis, Agincourt Resources Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Sebanyak 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendapat pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This