Sidimpuanpos.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penyertifikatan seluruh tempat ibadah di Papua.
Penegasan ini disampaikan saat menyerahkan 10 sertifikat rumah ibadah—gereja dan masjid—di Gereja GKI Kasih Dok IX Jayapura, Rabu (19/11/2025).
Menteri Nusron hadir bersama Staf Khusus Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia, Kepala Biro Humas dan Protokol Shamy Ardian, Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah dan Tanah Ulayat Suwito, Kakanwil BPN Papua Roy Eduard Fabian Wayoi, Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, serta Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru.
Baca Juga : Remaja 17 Tahun Bacok Pedagang Sate dan Rampas Motor di Paluta
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seluruh tempat ibadah di Papua ditargetkan rampung tersertifikasi dalam satu hingga dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Nusron meminta dukungan penuh Kanwil BPN Papua.
“ Kami bertekad selama kepemimpinan Pak Presiden Prabowo ini, semua tempat ibadah, masjid, gereja, wihara, akan kami sertifikasi, tidak pandang bulu. Karena itu, Pak Pendeta, kita bahu-membahu dalam waktu 1 tahun, maksimal 2 tahun, semua tempat ibadah di Papua harus sudah selesai disertipikatkan dan tidak boleh ada pengecualian,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa tanah memiliki nilai penting bagi masyarakat, terutama bagi rumah ibadah sebagai ruang spiritual dan sosial umat. Negara, kata Nusron, wajib memastikan perlindungan hukum atas aset tersebut.
“Tempat ibadah adalah rumah Tuhan. Masa rumah sendiri diurus, sertifikatnya supaya aman dari penyerobotan mafia dan orang lain, tapi rumah Tuhan tidak diurus,” tegasnya.
Lihat Juga : Ribuan Warga Padati Tabligh Akbar HUT Tapsel
Menteri Nusron juga mengapresiasi peran pemuka agama dan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan di Papua.
“Saya berharap percepatan sertifikasi dapat meningkatkan rasa aman bagi umat dan memperkuat kualitas pelayanan pertanahan,” tutupnya.(Galeh)


